Buat Apa Tahfidz ?
Ada sebuah cerita, untuk hari ini ceritanya tentang seorang anak selalu mengeluh. Hari ini keluhannya tentang tahfiz Qur’an. Apel pagi selalu dilaksanakan di sekolahku, di kelasku ada tahfidz Qur’an pasti ada. Setiap anak mengikuti bacaan yang dihafal. Hafalan kali ini adalah QS. Al Ma’arij : 1-40, di awal-awal anak mengikuti dengan semangat, tapi di bagian akhir karena sebagian anak tidak hafal, maka tidak banyak anak yang tidak mengikuti. Ternyata, konsekuensi yang tidak mengikuti tahfidz adalah tidak masuk kelas duluan dan terus membaca QS. A. Ma’arij sampai semua anak mengikuti bacaan Bunda.
Satua anak yang suka mengeluh, namanya Dwiki. Anak ini terlalu emosional untuk mengungkapkan apa yang dia sukai dan tidak disukainya, termasuk pada tahfidz kali ini. Dia berkata, ” Dwiki tuh nggak suka tahfidz, buat apa tahfidz ?” Sambil menangis di depanku dan patner kerjaku, Bunda Yeni. Kami berdua tidak menghiraukan tangisannya malah menyuruhnya menangis dulu baru masuk kelas. Kalau Dwiki sudah selesai menangisnya, baru boleh masuk ke kelas. Anak ini anak yang pandai dan tak jarang dia selalu memberikan pertanyaan yang sangat berbobot dan kritis. Pengalaman dan pengetahuan umumnya di atas rata-rata teman sekelasnya.
Semakin dilarang dia untuk melakukan sesuatu, maka semakin sukalah dia melakukan hal yang dilarang tersebut. Jadi, kita anjurkan saja apa yang dilarang itu, maka dia tidak akan melakukan larangan tersebut. Prinsip perilakunya adalah berbanding terbalik dengan kebanyakan anak-ana seusianya.
Penerapan aturan untuknya harus dilakukan dengan baik. Penjelasan yang bertele-tele, tapi tidak mengenai logikanya akan ditolak mentah-mentah, termasukpada persoalan menghafal. Pemberian pengertian padanya setiap hari memuat pemahamannya untuk melakukan sesuatu lebih baik dengan singat dan logis.
Membiarkan anak menangis jika dihukum bisa jadi memberi efek jera pada anak. Pemberian hukuman dari tingkat yang paling rendah (misalnya, diam sampai anak mau diam) sampai yang tinggi perlu dilakukan dengan syarat tertentu, lihat efeknya ke pendidikan dan psikologis.
Read Full Post | Make a Comment ( None so far )