Jangan Ajari Anakmu Meminta THR

Tunjangan Hari Raya (THR) ternyata berdampak lebih besar dari hari raya itu sendiri. Ingat suatu masa di mana saya masih kecil, yang saya inginkan dari berkunjung ke rumah sanak-saudara adalah THR. Entah tradisi memberi THR ini mulai tahun berapa, yang jelas pada usia SD saya sangat menyukai kalau mendapatkan THR.

Apa kamu tidak suka kalau dikasih THR? Oh, tentu suka banget ya. Lah, walaupun nilainya kecil, uang itu bisa saya gunakan untuk jajan. Ah, sedangkal itu pikiran saya waktu bocah ya. Namun, yang saya ingat, walaupun saya sangat menyukai pemberian THR dari keluarga, saya tidak pernah diajarkan untuk menagih THR dari seseorang. Ya, dikasih syukur dan saya tidak akan kecewa bila tidak diberi. Jangan pernah ajari anakmu meminta THR ya karena itu adalah kebiasaan buruk.

Baca lebih lanjut
Dipublikasi di Literasi | Tag , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Perjalanan Jauh Saat Puasa, Sungguh tidak Mengenakkan

Kemarin adalah pertama kalinya saya dan keluarga kecil berjalan jauh selama ramadan. Perjalanan ini bukan mudik ya karena kami tidak mudik dua tahun ini. Ini hanya perjalanan antardesa ke desa lain.

Di hari biasa, kami melakukan perjalanan seperti ini paling tidak tiga kali seminggu. Maklum di sini jauh dari mall atau taman kota. Yang ada kebun dan kebun saja. Namun, keberadaan kebun bagi kami sangat berarti. Kami bisa menikmati suasana alam yang asri.

Nah, karena bosan di rumah, suami memutuskan untuk mengajak turun gunung. Saya sih suka-suka saja, tetapi saya yakin semua pasti capek setelah jalan-jalan.

Baca lebih lanjut
Dipublikasi di Literasi | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Tahun Kemarin adalah Momen yang menyedihkan untukku

Momen lebaran saat berkesan adalah tahun kemarin. Tahun kemarin covid 19 mulai menjangkiti Indonesia. Suasana harian menjadi mencekam. Hampir seluruh masyarakat ketakutan. Ditambah lagi berita kematian di televisi banyak terjadi.

Ramadan tahun kemarin, masjid/ mushola begitu mencekam dan sunyi dari suara jamaah yang tadarusan. Pengajian mendadak dihentikan. Jalanan menjadi legang. Hingga Idul fitri pun berasa tidak ada. Tidak ada suara takbir. Hati saya merasa sedih sekali. Apalagi tidak bisa berkumpul dengan keluarga besar. Di rumah pun tidak ada tamu yang bertandang.

Baca lebih lanjut
Dipublikasi di Literasi | Tag , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Kue Lebaran itu Kue Kesukaan Emak dan Anaknya

Ini nih yang saya suka hehehe. Temanya, saya banget 🤭

Kalian sudah pada ngisi stoples nggak sih? Mungkin ada beberapa yang sudah ya. Kalau saya, dua stoples sudah diisi, tapi ludes sama para bocah 😅

Ceritanya begini, saya suka beli kue lebaran jauh sebelun hari H ya, apalagi kalau lihat ada diskon untuk wafer atau roll eggs di toko. Nah, biasanya camilan ringan seperti itu mesti ada saat untuk anak-anak.

Memang lebaran di rumah saya, yang jauh dari sanak keluarga (terasing banget ya) tidak begitu ramai seperti di kampung saya dulu. Ya, tamu hanya sekadarnya datang. Kalau dulu, banyak keluarga besar yang berkunjung. Setelah merantau, saya merasa lebaran sepi, sunyi, senyap sendiri.

Baca lebih lanjut
Dipublikasi di Literasi | Tag , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Alternatif Kegiatan Menunggu Waktu Berbuka agar Tidak Membosankan

Berbuka puasa adalah sesuatu yang ditunggu-tunggu, entah itu anak-anak, muda, atau tua. Namun, bagi anak-anak, menunggu waktu berbuka sangat diperhitungkan sekali. Mereka akan menunggu dan berkali-kali bertanya kapan buka puasa. Kadang pertanyaan itu terdengar membosankan.

Nah, agar saat menunggu berbuka puasa itu tidak membosankan, saya memiliki alternatif kegiatan untukmu. Pertama, jika kamu ingin keluar rumah sejenak, maka kamu bisa saja melakukannya ya asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan itu bisa berupa membagi takjil kepada teman atau tetangga terdekat denganmu.

Baca lebih lanjut
Dipublikasi di Literasi | Tag , , , , , , , | Meninggalkan komentar