Kok Berubah

Allah telah ciptakan pasangan untuk hamba-Nya,entah itu di dunia atau nanti di alam akhirat.Tidaklah mudah mencari pasangan yang ideal bagi kita.Banyak sekali ‘ketidakeidealan’ pasangan kita saat berumah tangga,namun apakah karena hal itu kita berubah kepada pasangan kita?
Rasanya tidak adil saat perubahan yang terjadi dgn pasangan setelah mempunyai beberapa anak atau setelah bertahun-tahun hidup bersama,namun hal itu sering terjadi dan tentu saja contoh yang mudah kita pantau adalah dari kalangan publik figur.Berpuluh-puluh tahun menikah dan anak sudah besar-besar tiba-tiba cerai.Naudzubillah.Mengapa hal itu bisa terjadi?
Perubahan dari satu pasangan pasti berasal dari pasangannya.Dulu dia suka terbuka tentang permasalahannya,sekarang kok nggak ya.Dulu dia ringan tangan mengerjakan pekerjaan rumah,sekarang kok sulit sekali dimintai pertolongan.Dulu kalau ada waktu sedikit aja selalu bermesraan,sekarang boro-boro bermesraan..ditanya aja mau marah.Perubahan sikap dan kebiasaan inilah yang kadang disikapi negatif dari pasangan padahal mungkin dengan adanya perubahan itu kita bisa belajar lebih banyak lagi tentang pasangan kita.
Kita bisa memulainya dengan berpositif thinking dulu dengan apa yang berubah dari pasangan kita.Oh,dia tidak terbuka dengan pernasalahannya karena tidak mau menjadikan hal itu sebagai beban pikiran kita.Dia tidak ringan tangan karena terlalu banyak yang dilakukannya dan dia ingin beristirahat sejenak dari keletihan.Namun,jika yang ada dalam diri kita adalah sesuatu yang negatif,maka akan terciptalah suasana rumah tangga yang selalu uring-uringan.

Untuk menjadikan rumah tangga yang harmonis bukanlah mudah,semangat untuk terus bersama dalam kebersamaan adalah penting ditimbulkan dengan pasangan.Sekecil apa pun yang terjadi dalam berumah tangga pasti ada pemecahan masalahnya.Segera mencari pemecahannya jika timbul permasalahan.Jangan biarkan setan menguncang rumah tangga kita karena permasalahan yang sepele dan jangan pula menganggap sepele suatu permasalahan karena tidak semua pasangan berpikiran bahwa permasalahan itu tidak besar seperti apa yang kita pikirkan.Bersikap jantan/perawan jika kita tidak menyukai apa yang pasangan kita lakukan dengan mengatakannya langsung.
Untuk perubahan selanjutnya,memintalah kepada pemilik hati semoga hati pasangan kita berubah menjadi lebih baik.

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Artikel Psikologi. Tandai permalink.

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s