Pemimpin Seperti Inikah yang Disukai?

Mengapa yang bercokol itu masih ada? 

Ah, memang sulit tinggal beriringan dengan seseorang yang tidak sejalan dengan kita. Kepribadian yang terkesan sok berkuasa dan tau segalanya. Masya Allah, betapa banyak orang yang seperti itu di dunia ini. Allah benar- benar memberi cobaan kepada hamba- hambaNya dengan sesuatu yang tidak disukai. Betapa sulit membuat hati tetap dalam kemurnianya. Ada saja gangguan disana sini, yang paling sulit adalah jika berhubungan dengan manusia lain.

Hidup di dunia ini tidak lama. Dunia hanya tempat persinggahan sementara, tetapi banyak yang bertindak seolah- olah dunia adalah segalanya. Mereka menyalahi kekuasaan dan kedudukan untuk menunjukkan bahwa mereka yang berhak mengatur segalanya. Percuma, bergaul dengan orang yang seperti ini tidak akan memberikan manfaat sedikit pun.

Suatu rumah tangga jika dipimpin dengan pemimpin yang otoriter pasti akan menimbulkan gejolak di dalamnya dari anggota keluarga. Pun halnya dengan lembaga yang tidak benar- benar mencari pemimpin yang kompeten di bidangnya, maka tunggulah kehancurannya. Apa yang terjadi dengan kehidupan lembaga yang seperti itu? Wah, tak bisa dibayangkan apa yang terjadi bertahun- tahun kemudian.

Pemimpin yang tidak disukai oleh bawahan tidak akan dihormati. Yang terjadi adalah sikap tak acuh yang akan tampil dalam kesehariannya. Keloyalan yang selama ini ada akan tersingkirkan. Tentu saja hal ini akan membuat si pemimpin akan menyingkirkan anggotanya yang tidak mau mengikuti keinginannya. Hal itu bukanlah hal yang sulit untuk pemimpin itu karena pandainya bersilat lidah, dia bisa melogikakan bahwa apa yang dia ambil adalah tepat.

Bermain cantik bila berhadapan dengan pemimpin yang seperti itu. Aduh, untuk menyembunyikan ketidaksukaan itu bukanlah suatu yang mudah. Ada orang yang biasa bermuka manis, ada juga yang tidak bisa menyembunyikan ketidaksukaannya itu. Butuh kekuatan untuk bisa tetap bermanis wajah jika bertemu di jalan apalagi informasi yang didapat itu tidak membuat ketidaksukaan itu berkurang.

Pemimpin yang seperti itu semestinya tahu bahwa banyak yang tidak menyukai kepemimpinannya, bukannya membusungkan dada berjalan di hadapan para anggotanya. Dengan bertebal muka dia tetap angkuh dengan caranya. Pantaskan dia dijadikan pemimpin? Ada pun anggota yang hanya diam, sebenarnya banyak yang ingin berunjuk pendapat, tetapi apalah daya…kekuasaan tidak berpihak pada mereka.

Untuk pemimpin yang seperti ini, yang ada adalah doa semoga kepemimpinan seperti ini segera berakhir. Jika Anda menjadi pemimpin, inginkah Anda menjadi pemimpin seperti  ini?

Ingatlah bahwa setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya di yaumil hisab.

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Artikel Psikologi. Tandai permalink.

5 Balasan ke Pemimpin Seperti Inikah yang Disukai?

  1. Batavusqu berkata:

    Salam Takzim
    Semoga saya mampu memimpin rumah tangga dengan arif dan menjadi imam yang sabar. Terima kasih mbak Melli atas sajiannya.
    Salam Takzim Batvusqu

    Suka

  2. Kakaakin berkata:

    Berat banget bila kita menjadi pemimpin ya, Mel…
    Kini tampak banyak juga orang yang tak mau repot2 jadi pemimpin…

    Suka

  3. @brus berkata:

    betul … setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya di yaumil hisab.
    bahkan pemimpin paling bawah sekalipun … sebagai pak RT umpamanya …🙂

    Suka

  4. yanrmhd berkata:

    pemimpin yang sederhana dan rendah hati akan lebih terlihat kepemimpinannya, peduli bawahan dikantor, sayang istri dan anak dirumah…kemuliaan baginya.

    semangat! do the best, get the best…😉

    Suka

  5. mencoba untuk memimpin keluarga.

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s