Si Marmut Imut

Di negara Eropa tinggalah marmut kecil yang imut. Bulunya berwarna putih dan hitam. Larinya cepat. Dia tinggal di rumah Pak Farji. Disana, marmut itu diberi makan selada. Anak Pak Fajri yang bernama Ismi sangat sayang pada marmut itu. Setiap hari, Ismi selalu mengajak marmut itu jalan- jalan. Ismi tidak pernah melupakan marmut itu. Dia pun selalu memandikan marmut itu dengan cara memberi sabun pada bulunya. Tiba-tiba setelah marmut itu dimandikan, si Bagong, kucing Pak Fajri menggigiti telinga si marmut. Si marmut merintih kesakitan dan menangis. Pak Fajri yang mendengarnya langsung menuju suara itu. Saat itu yang terlihat oleh Pak Fajri marmutnya sudah mati. Pak Fajri bersedih.

Karya : Kms. Sayyid Shiddiq, siswa kelas II Thalhah bin Ubaidillah.

 

NB :

Banyak versi dari materi melengkapi cerita. Ada akhir cerita yang menyedihkan dan ada juga yang menyenangkan. Subhanallah, anak-anak memang hebat !🙂

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Karya Anak. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Si Marmut Imut

  1. kang ian dot com berkata:

    di eropa namanya kaya nama indonesia wkwkw

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s