Jagalah Citamu, Saudaraku…

Ada sebagian manusia yang hanya memiliki target hidup ala kadarnya. ” Sudah dapat makanan yang lezat, pakaian yang indah, rumah yang mewah, dan kendaraan yang bagus. Cukup itu saj. Target duniawinya begitu menyita aktivitas hariannya hingga dia melalaikan aktivitas ruhiyah dan akhiratnya. Orang yang biasa berjudi akan merasa puas dengan kemenangan berjudi, minum khamar, dan sebagainya. Ada yang hidup untuk mencari kekuasaan dan hidup untuk dipuja oleh banyak orang. Masya Allah, hidup yang bergelimang dengan nafsu dan angan-angan yang hampa tidak memberikan manfaat apa-apa.

Beberapa orang rela bergadang semalaman untuk mengobrol dengan obrolan kosong, tetapi mengantuk ketika mendengarkan Al Qur’an dan kajian ilmu. Ada yang puas dengan hapalan yang sedikit dan tidak pernah ingin menghapal keseluruhannya. Ada yang paham fiqih, tetapi tidak pernah berusaha untuk mengamalkannya. Kuncinya adalah ingin/ niat. Perhatikan kutipan kisah berikut ini.

Suatu hari Abdullah bin Umar, Urwah bin Zubair, Mush’ab bin Zubair, dan Abdul Malik bin Marwan berkumpul di halaman Ka’bah. Mush’ab berkata kepada teman-temannya tersebut,”Berangan-anganlah kalian.” Mereka menjawab,” Kamu dulu yang memulai.” Mush’ab berkata,” Aku berangan-angan ingin menguasai Iraq serta menikahi Sukainah binti Al Husain dan Aisyah binti Thalhah bin Ubaidillah.” Kenyataannya Mush’ab berhasil mendapatkan apa yang menjadi angan-angannya tersebut.

(M. Ahmad Ismail ‘The Power of Idea‘)

Urwah bin Zubair berangan-angan bisa menguasai ilmu fiqih serta hadits. Kenyataannya, dia bisa mewujudkan angan-angannya itu.

” Cita-cita itu tidak diraih dengan angan-angan, tetapi harus menundukan dunia. Suatu kaum tidak dapat menjapai tujuan kalau langkah kaki mereka tidak pernah diayunkan”

Begitulah, saudaraku. Hanya satu jalan untuk menggapai semua citamu, yaitu berusaha tidak cinta dunia. Jangan tunduk pada dunia dan jangan pula tergelincir dengan nafsu sesat. Cukuplah kisah Qorun, yang karena takut di tinggalkan dunia, dia rela tertimbun bersama hartanya. Gunakan bagian hatimu yang masih suci. Lihatlah bahwa semua angan itu bisa terwujud jika ada kesungguhan.  Bersusah payahlah dahulu karena hasilnya akan engkau tuai besok. Seorang penyair berkata.

Hai orang yang rindu bertemu kekasih

Kamu kira jalan menuju kesana itu tanpa perlu bersusah payah?

Imam Ahmad ditanya oleh seorang temannya,” Kapan seorang hamba mendapati kesenangan? ” Ia menjawab,” Ketika ia menapakkan kakinya di surga. Ingatlah pula saudaraku, Allah tidak pernah ingkar janji. Renungkanlah firman-Nya.

“Dan barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik.”

(QS. Al Isra’ (17): 19)

Tenanglah, Allah SWT telah menjanjikan sesuatu yang pasti. Jangan pernah takut saudaraku tentang doa-doamu yang belum pernah diijabah. Rahasia Allah tidak bisa kita tebak. Kita tidak bisa mendengar atau melihat kitab lauhul mahfuzh, tapi berusahalah menjadi baik. Allah swt melihat kita, saudaraku. Kuatkan azzam, latih diri menuju hal yang baik dan diridhoi Allah.

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Islam. Tandai permalink.

5 Balasan ke Jagalah Citamu, Saudaraku…

  1. setitikharapan berkata:

    Subhanallah, makasih mbak untuk tausyiahnya. Berangan-angan serta mengikutinya dengan langkah nyata adalah ciri orang yang bersungguh-sungguh.

    Sama-sama, Dy. Moga bermanfaat ya🙂

    Suka

  2. abdurahman bin auf berkata:

    besar kecilnya seseorang terlihat dari visi hidupnya…ketika seseorang berfikir dan berjiwa besar, selalu mencari kawan dan mempengaruhi orang lain untuk sebuah perbaikan, dan mengasah himmah yang kuat dalam mengapai impian maka akan mmenjadi beda kehidupannya….sesungguhnya semua orang punya peluang yang sama yang membedakan hanya usaha mereka….hidup adalah pilihan ketika sudah memilih maka perjuangkanlah…

    Jazakallah khairan katsiran….

    Suka

  3. anang berkata:

    cita bisa membuat kayu lapuk berubah menjadi besi baja. tidak ada yang bisa mematahkannya, dan tak ada yang bisa bertahan dari hantamannya..

    Komennya brilian. Saya suka🙂 Makasih sudah mampir….

    Suka

  4. Company profile berkata:

    cita akan membuat kita selalu bersemangat

    Yup, setuju, Pak !

    Suka

  5. igas berkata:

    berangan sudah dilakukan saatnya bekerja, berusaha dan berdoa. amin

    tidak akan

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s