Ya Rabbi…

Kuperhatikan wajah-wajah siswaku. Wajah mereka, tingkah mereka, dan semua tentang mereka. Teman, aku tersenyum melihat pola yang mereka lakukan. Aku mengamati apa yang mereka kerjakan. Ga erak-gerik pipi gembul dan gigi-gigi ompong membuat aku tersenyum. Aku merasa bahagia dengan semua yang terjadi di kelas. Ada rasa haru, Teman. Rasa itu membuat aku tak tahan lalu aku menangis. Cengeng ya, Teman ?

Aku katakan kepada diriku,” Hai, kembalilah tegar. Lihatlah mereka. Lihat tawa mereka. Teman, aku ingin sekali selalu melihat senyum mereka. Aku tidak ingin melihat mereka bersedih. Teman, Nico, siswaku telah membuatku tersenyum lagi pagi ini. Sebenarnya tidak hanya dia, masih banyak anak-anakku yang lain yang selalu mengisi hari-hariku dengan penuh haru sekaligus gembira.


Rafi Mahira yang selalu tersenyum membuatku gemas dengan tingkahnya, Teman. Gayanya itu lho. Aku bisa saja tertawa tanpa sebab melihat anak-anakku itu. Teman, anak-anakku luar biasa hebatnya meski mereka hanya anak-anak, mereka memberi arti dalam kehidupanku.


Rabb…

Air mata ini selalu mengalir tak tau apa yang ada dalam rasa ini. Aku menangis dalam diamku. Tak terbendung air mata yang mengalir melihat semua yang ada di sekitarku. Rabb, rasa itu membuatku tersiksa. Mungkin kau beri cobaan padak lewat rasa yang sebenarnya baik untukku dan makhluk-Mu. Rabb, aku yakin aku bisa bertahan. Aku yakin aku bisa tegar menghadapi rasa itu.

Terima kasih ya Rabbi…

Aku mengerti dan sekaligus bersyukur kau beri rasa itu. Aku senang Kau tanamkan rasa itu kepada anak-anak. Aku tidak akan mendustakan nikmat-Mu malah aku akan menjaga anugrah-Mu ini. Ya Rabbi, tolong jaga mereka. Jaga keimanan mereka, jaga kehormatan mereka, jaga diri mereka, jaga semua yang ada pada diri mereka dengan sebaik-baik penjagaan karena ku tahu, Kau adalah sebaik-baik penjaga.

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di isi hati. Tandai permalink.

6 Balasan ke Ya Rabbi…

  1. setitikharapan berkata:

    Subhanallah, anak-anak memang selalu memberikan kesan indah, kepolosannya, wajah jujurnya selalu membuat saya ingin selalu dekat dengan anak-anak.

    Sama, Dy. Mereka anugerah sekaligus amanah Allah yg mesti dijaga….

    Suka

  2. ummurizka berkata:

    Assalamu’alaikum mbak Mely, kepolosan dan kelucuan anak-anak bisa menjadi obat disaat kita lelah dan sedih, subhanallah, senang ya mbak bisa selalu dekat dengan mereka., oya mbak ada award dariku untuk mbak…:)

    Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh.
    Mereka anugrah yang terindah,Mbak.
    Beneran nih ada award (*nggak percaya)….Setelah diperiksa, emang ada Mbak. Makasih ya,Mbak.

    πŸ™‚

    Suka

  3. akhmad fauzi berkata:

    Ass wr wb…salam kenal dulu sebelumnya…kunjungan perdana

    Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuuh. Salam kenal dan berkunjung lagi ya….

    Suka

  4. kangmas ian berkata:

    kenapa mbakkk..yang sabar ya ^^
    masih bisa update kan..tar ada yang kangen loh sm tulisan2nyaπŸ™‚

    Iya, Ian, alhamdulillah bisa update lg. Ah, yang kangen paling juga fans berat mbak

    πŸ™‚

    Suka

  5. BENY KADIR berkata:

    Selamat ya, Mba.
    Blognya sudah update lagi.

    Mantan kepala sekolahku dulu sering menangis ketika sudah pensiun.
    Bilangnya, dia mengalami kesepian dalam hidupnya setelah tidak lagi mengajar di kelas.
    Kita siap2 ya Mba bila saatnya berpisah dgn anak2, hehehe

    Iya,Pak. Makasih….Bukan hanya harus diap berpisah sama anak2 Pak, tetapi juga pada dunia dan isinya.

    πŸ™‚

    Suka

  6. Yohan Wibisono berkata:

    Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang Bisnis dan Kesehatan di blogku : http://www.indonetwork.co.id/ptmsinet, silahkan kunjungi, mudah-mudahan bermanfaat. thx

    Makasih kunjungannya, insya Allah ntar saya berkunjung kesana ya….

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s