Berkumpul dalam 3 Jenjang

Idul Fitri kali ini aku banyak bertemu dengan teman-teman lama, yang hampir 5 tahun tidak bertemu. Aku senang sekali dengan Idul Fitri kali ini. Aku bisa berkumpul dengan teman-teman sekuliah, sepengajian, dan sahabat dekatku. Hah, begitu indahnya….

Lebaran pertama aku hanya di rumah saja, tidak kemana-mana. Aku juga males. Baru di lebaran ke-2, adik-adik remaja masjid dulu bertandang ke rumah dan mengajakku keliling kompleks untuk bersilaturrahim dengan tetangga di sekitar rumahku. Sebenarnya aku mau jalan-jalan, hanya saja aku kan pemalu hehehehe. Adik-adik yang masih mengenalku padahal aku sudah terlalu tua untuk diingat. Memang ingatanku payah, aku tidak Ingat nama-nama mereka. Adik-adik yang menjemputku itu bernama Tari, Iyut, dan Yuli. Perbedaan usiaku dengan mereka berkisar antara 6-7 tahun. Serasa jadi sesepuh lho🙂

Nostalgia dengan Irmamija, di masaku Irma itu berjaya, banyak kegiatan di dalam dan diluar kompleks. Beberapa Irma di luar kompleksku sudah mengenal remaja masjid disana. Kadang adik-adik aku ajak ke suatu acara, mereka dengan antusiasnya ikut. Tahun keemasan, yang entah kapan lagi akan kembali. Sayangnya, perjalanan keliling itu hanya berlangsung sekitar 3 jam.

Lebaran ketiga, aku kumpul dengan teman-teman tarbiyah. Konco-koncoku yang masih bisa mau diajak berbagi suka dan duka meskipun kami hanya sesekali bertemu. Ternyata komunikasi melalui FB bisa menjadi jalur yang efektif untuk mengetahui keadaan mereka. Alhamdulillah mereka tetap menjadi saudara-saudaraku yang baik dan sholehah. Subhanallah. Sayang sungguh disayang, hanya satu orang yang tidak bisa hadir saat itu padahal dia yang mengusulkannya. Kami memaklumi karena alasannya bisa diterima oleh kami semua. Keceriaan yang selalu kurindukan. Ikatan hati di antara mereka tidak akan putus oleh perpisahan.

Lebaran ketiga, aku janjian dengan teman kuliah. Lima tahun tidak bertemu dengan Pauline, Tuti membuatku tidak rela kalau acara silaturrahim ini tidak jadi. Mengumpulkan  teman-teman angkatanku yang segelitir itu bukanlah hal yang mudah. Banyak yang sudah berdomisili di tempat lain sehingga kalau ada kesempatan, menggunakan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. Aku harus menjemput adik tingkatku dulu pagi-pagi padahal aku paling tidak menyukai bertandang ke rumah orang di waktu pagi karena biasanya mereka sedang sibuk beres-beres rumah. Bismillah, alhamdulillah jalanan sedikit lenggang. Kecepatan kunaikan meskipun tidak sampai 85. Tumben bener nih Palembang bisa ngebut sedikit. Alhamdulillah aku sampai ke tujuan dengan selamat. Perjalanan dilanjutkan kembali ke rumah Yuk Silfi dan Kak Tongga. Eh, dia sudah punya anak, anaknya ramah dan mudah akrab sama orang. Anak TK yang cerdas. Kami memanggilnya ‘Bang’.

Aku harus merelakan motorku, Boti (ayo siapa yang tahu :?:  ). Untung saja saat itu tidak ada polisi dan banku sedang tidak ada masalah. Tak kusangka, aku bisa melakukannya. Ini nekat atau kepepet sih :?:  Yang jelas, kalau rencana awal, aku harus bolak-balik menjemput, itu akan mengurangi jatah waktu bertemu dan bensin. Alhasil, kuikuti saran dari Kak Tongga. Lumayan, lebih efektif waktu jadinya.

Nah, 5 tahun sudah tidak bertemu dengan Tuti, adakah perubahan dari dirinya ? Aku hanya melihat dia sedikit dewasa dalam berpikir, namun kekocakannya tetap ada. Di antara mereka, aku melihat sebuah realita yang tak terbantahkan bahwa orang bisa berubah dalam hal pemikiran, sikap, atau penampilan. Lihatlah, Teman kalau kau tidak percaya…Cobalah lihat berapa banyak di antara teman-teman kalian yang dulunya punya sifat A, ternyata ketika bertemu telah berubah menjadi B. Semua bisa terjadi, termasuk pada diri kita. Semoga perubahan yang ada pada diri kita adalah perubahan menuju kebaikan. Aamiin ya Rabbana.

Satu lagi, ketika kita kadang kurang pandai menjaga kerahasiaan suatu permasalahan lalu dengan gamblangnya kita ungkapkan di depan orang. Akibatnya, tersebarlah berita yang semestinya tidak perlu diketahui oleh orang banyak. Fitnah, bisa dibawa angin dan getaran suara. Kita harus menyimpan suatu permasalahan yang seharusnya disimpan, j Ada beberapa orang yang karena sukanya membahas permasalahan itu sehingga secara tidak sadar  dia membahas sesuatu yang mestinya kita jaga (dirahasiakan) meskipun kepada orang yang kita anggap bisa menjaganya. Perkara janganlah menyakiti hati orang yang tak ingin rahasianya diketahui oleh orang lain. amniah (rahasia) janganlah sampai tersebar kemana-mana karena karena ulah lidah yang tak bertulang itulah akibatnya bisa sangat buruk.

Lebaran ke-4, aku berjalan dengan sahabatku sekaligus mencari buku-buku yang bagus karena kata Ayukku, Gramedia sedang diskon buku-buku bacaan. Jadi sayang untuk dilewati karena tahun kemarin tidak ada Books Fair. Rezeki yang tidak disangka-sangka, teman ayukku membelikanku 2 buku yang kupilih. Kesemua buku itu adalah buku yang berkisah kisah nyata. Coba, nikmat Allah mana lagi yang harus aku dustakan. Banyak nikmatnya yang seringkali tidak kita sadari. Kita hanya tahu mengeluh, tidak sabar, dan cenderung berputus asa.

Mengeluh tidak kumpul dengan beberapa saudara, ternyata Allah gantikan dengan bisanya aku berkumpul dengan teman-teman yang sangat jarang bertemu. Subhanallah. Apa pantas kita menyingkirkan Dia dalam hati dan kehidupan kita ?

Teman, kalau Allah ingin mengabulkan keinginan kita, itu sangat mudah baginya. Mudah pula Dia menghimpun para saudara-saudaraku dalam Idul Fitri ini, tapi Allah yang punya kehendak dan kita tidak pantas mendikte Dia.

Teman, Syukurilah bahwa kita masih diberi napas hingga saat ini dan diberi kesehatan hingga kita bisa berjumpa meskipun di dunia maya. Syukuri apa yang terjadi pada diri kita meskipun kita tidak menganggapnya baik. Allah punya rencana dan rencana-Nya tidak akan pernah buruk untuk kita. Aku belajar dari pengalaman bahwa sesuatu yang kita inginkan bisa jadi bukanlah yang terbaik bagiku. Semoga apapun yang terjadi akan berdampak baik bagiku, keluargaku, terlebih lagi agamaku.

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di isi hati dan tag , , , , . Tandai permalink.

11 Balasan ke Berkumpul dalam 3 Jenjang

  1. didot berkata:

    Alhamdulillah mbak masih bisa silaturahmi ya tahun ini,belum tentu umur kita bisa sampai tahun depan ya? semoga kita disampaikan ke lebaran tahun depan,dan semoga kita berdua juga punya kesempatan silaturahmi di masa yg akan datang ,mohon maaf lahir batin mbak mel🙂

    Alhamdulillah,Dot. Ah, kayaknya mbak yang banyak salah…yang kurang silaturrahim kesana. Semoga tahun depan kita bisa merasakan Ramadhan kembali. Aamiin…Semoga di masa yang akan datang kita bisa bersilaturrahim….Maaf lahir batin juga ya,Dot….

    Suka

  2. fitrimelinda berkata:

    wah..asik donk mbak bisa keliling kompleks..aku mah cuma dirumah aja..

    Taqqabalallahu minna waminkum,shiyamana washiyamakum.
    Ja’alanallahu minal aidin wal faidzin.
    Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali dari perjuangan ramadhan sbg orang yang menang..amiin
    Selamat Idul Fitri 1431 H. Mohon maaf lahir dan bathin mbak..

    Aamiin, Fit. Moga Allah menerima semua amal ibadah kita dan digolongkan ke dalam golongan orang2 yang dicintai-Nya. Mbak juga minta maaf lahir batin ya,Fit🙂

    Suka

  3. huda berkata:

    kalau Dia sudah berkenehdak , Ia tidak menunggu kapan dan siapa pun , termasuk merubah sifat dan sikap temen kita yg dulunya berkarakter titik2 menjadi titik2. bagaimanapun juga background itu penting sebagai pondasi atau langkah awal dalam membangun sesuatu , perubahan yang kilat dan drastis sering di iringi oleh sikap kefanatikan . di sini bukan berarti saya mengatakan fanatik itu tidak baik ,… btw pasti menyenangkan lebarannya bisa ke sana kemari ,… ketupatnya kok g d bagiin ma aku ?😀

    Huda, maaf lebaran emang ga masak ketupat. Empek2 ada td….

    Suka

  4. Pakde Cholik berkata:

    Selamat Idul Fitri 1431 H
    Mohon maaf lahir batin atas segala kesalahan dan kehilafan
    salam hangat dari Surabaya

    Maaf lahir batin juga Pak De….

    Suka

  5. Kakaakin berkata:

    Waktu aku singgah ke tanah kelahiran ibuku kmaren, kami dibekalin beras yang baru dipanen sendiri🙂
    Senang banget ya, Mel… Mungkin baru bisa ngumpul2 setahun sekali😀

    Enak tuh mbak beras yg baru dipanen, pulennya beda. Lebaran yg menyenangkan,Mbak

    🙂

    Suka

  6. AL berkata:

    Wih, lebarannya sibuk bener… Seru, Bu..

    Benar2 seru,Bu….asyik pokoknya

    🙂

    Suka

  7. setitikharapan berkata:

    Alhamdulillah mbak, hari ini pun saya masih bisa bersilaturahim kemari. Lama juga gak baca-baca tulisan disini.

    Semoga silaturrahimnya terjalin terus ya….

    Suka

  8. Encip berkata:

    ngeblog sambil nge-klik yuk!!!!

    Yuks mari…

    Suka

  9. 5 tahun??? angka yang sama..
    mohon maaf lahir batin yaaa😀

    Mbak…5 tahun ? Sama dgn apa, Mbak ?
    Sama2, Mbak. Maaf lahir batin jg ya….

    🙂

    Suka

  10. Assalaamu’alaikum Meliana.
    Selamat Hari Raya dan Maaf Zahir batin dari bunda.
    Alhamdulillah…. apa yang dilalui nanda dalam kronologi aidil fitri yang lalu adalah sebuah kehidupan yang telah Allah tentukan jalannya buat kita jadikan pedoman. Kita manusia hanya merancang apa yang kita fikirkan sepatutnya berlaku dalam perancangan kita, tetapi Allah yang menentukan mengikut kehendak dan iradatnya.

    ternyata yang menjadi keinginan tidak kesampaian tetapi Allah pertemukan dengan keindahan dalam persahabatan yang belum tentu sama jalan ceritanya pada tahun hadapan. Bunda menyukai tulisan pengalaman meliana di atas.

    “NIKMAT TUHAN YANG MANAKAH HARUS KITA DUSTAI ?”

    Setelah banyak nikmat yang allah berikan kepada kita, baik yang kita sadari mahupun tidak. Marilah kita bersyukur atas segala karunia Allah SWT.

    Salam sayang dari bunda di Sarawak.

    Maaf lahir batin juga ya Bunda. Maaf jarang silaturrahim ke rumah

    🙂

    Suka

  11. Meliana..
    Bunda hadir lagi untuk memaklumi link blog nanda sudah bunda tautkan kembali di blog bunda dalam ruang DUNIA SAHABAT. Harap dapat di semak untuk masukan namanya.

    http://webctfatimah.wordpress.com/dunia-sahabat/

    Untuk url blog lama, diharap nanda tukarkan ke url blog baru bunda ya.

    Salam manis selalu dari bunda buat nanda.😀

    Makasih Bunda, ntar saya link balik ya, Bun ^^

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s