Kangen Nge-Blog….

Wah, serasa udah nggak ngeblog berapa tahun gitu, padahal baru ditinggal beberapa hari. Ada yang nanya nggak ya hehehe (sok dicari-cari :mrgreen:  ). Maaf ya Teman-Teman, kemarin nggak pamit lagi, langsung kabur aja. Udah ada yang komen dan malah ngasih award. Duh, merasa diperhatikan. Nah, kali ini aku hanya ingin membagikan kisahku beberapa hari yang lalu agar tidak ada yang bertanya-tanya kemana bisa hilang dalam beberapa hari ini.

Gini ceritanya…

Bismillah, segala puji hanya bagi Allah, Rabb Pencipta alam semesta beserta isinya. Masih ingat dengan ponakanku Hisyamโ“ Nah, kemarin aku main ke sana, maklum udah lama nggak ketemu…Jadi kangen, Teman๐Ÿ˜€ . Perjalanan yang melelahkan, Teman. Berangkat jam setengah tujuh lewat, nyampe disana kurang lebih setengah tiga siang. Semuanya habis di jalan. Ada yang hebat, Teman. Berpergian sejauh itu dengan kendaraan yang membuat aku kagum. Hayo tebak apa :?:  Setidaknya, menggunakan kendaraan ini membuat seluruh tulang rasanya remuk. Di dramatisirkah ini ? Oh, tidak, ini betulan lho. Delapan jam lebih di atas kendaraan itu tidaklah mudah.  Salut deh buat yang bisa tahan dengan jarak seperti itu bahkan ada yang jarak tempuhnya lebih jauh lagi.

Ponakanku ternyata tambah ganteng, Teman. Dia sudah bisa merambat di dinding  (masih terlihat takut dan berat badannya masih belum stabil) rumah sekaligus suka nyariin cicak di dinding hehehe. Tuh, ponakanku emang mengemaskan. Pipinya chubby, gigi depannya sudah tumbuh beberapa (di bagian atas lebih banyak) kalau tersenyum lucu sekali, suka ngajak main di balik gordeng kamar. Hisyam udah pinter, dia sudah bisa mengucapkan kata ‘abi, ummi, mbah,’ kalau ada hewan yang lewat di depannya, matanya langsung tertuju ke hewan itu, sekecil apa itu. Dia tahu sekali yang mana semut, cicak, laba-laba, kemarin waktu main denganku, ada kumbang dan kupu-kupu kecil. Hisyam mau menangkapnya. Matanya tak bisa lepas dari hewan-hewan itu. Hisyam juga sudah bisa bertepuk tangan dan menirukan suara cicak (cckckckckckck, giginya terlihat waktu Hisyam meniru). Dia suka buah anggur, lengkeng. Dia juga suka wortel, labu siam, kentang rebus, apalagi kerupuk kemplang. Tuh tangan penuh dengan penuh dengan kerupuk, untung saja umminya ngajarin agar makannya satu-satu. Dari kebanyakan balita, selama aku berada di dekatnya, dia belum pernah ngompol di kamar mandi. Toilet training yang baik dari umminya tuh, bisa dicontoh nantinya. Si ummi dan abinya Hisyam selalu mengajak Hisyam buat pipis di kamar mandi, sebelum tidur atau setelah bangun tidur. Memang sih, awalnya tidak begitu kelihatan hasilnya, tapi sekarang sudah terlihat hasilnya. Setidaknya, kasurnya Hisyam nggak bau ompol hehehe.

Hisyam kecil, yang dulunya masih berupa bayi mungil dan merah, kini sudah besar. Sebulan lagi, dia udah bisa jalan, bulan berikutnya langsung lari. Beberapa tahun lagi sekolah. SD, SMP, SMA, Kuliah, sampai cita-cita tercapai. Ummi dan abinya harus ekstra hati-hati karena ada bahaya besar yang menghadang dalam hidup Hisyam. Bahaya laten yang kadang tidak diduga, dalam bentuk teknologi. Ya, anak SMP aja banyak yang sudah punya laptop sendiri. Malah kalau dilihat dan diteliti lagi, mereka lebih pandai dari yang lebih tua, misalnya aku nih. Ada lho anak SMP yang sudah tahu dan entengnya buka situs yang nggak bener. Hasilnya apa ? Kerusakan akhlak sudahlah tentu. Tanpa arahan yang baik dari keluarga, kemajuan teknologi bukan berdampak baik. Semoga Hisyam dan anak-anak yang lain terjaga dari dampak buruk teknologi ya.


Dapet award dari mas Nanang dan Mbak Akin, akhirnya membuat aku harus meramunya menjadi satu dengan kisah perjalananku kemarin.

Sudah banyak kejadian, anak-anak mekar sebelum waktunya. Semestinya pemerintah juga ikut andil, menjaring para warnet yang nakal dan penyedia layanan untuk menutup  semua akses kemaksiatan. Balik lagi dengan tabiat remaja yang ingin serba tahu padahal belum saatnya tahu, kalau tidak ada pengarah yang baik dan diteladani. Semuanya bisa bablas juga.

Bisa nggak ya, penyedia internet (warnet) berkolaborasi dengan pemerintah untuk menutur jalur yang merusak moral bangsa ini? Trus, diadakan razia dadakan dalam beberapa kali sepekan pada setiap warnet yang usil. Nah, klo di rumah gimana coba ? Itu udah jadi tanggung jawab orang tua donk. Kalau mau anaknya menjadi bahan bakarnya neraka, silahkan perbolehkan anak-anak itu dengan mudah mengakses internet dengan memasang hotspot. Kalau nggak mau…Yuk, mari bersama-sama membuat komitmen untuk tidak membiarkan anak-anak bebas tanpa arahan dari kedua orang tuanya.

Lho, HP murah pun bisa akses internet. Nah, itu gimana coba ? Ah, masalahnya bukan hanya HP-nya,Teman, tapi pribadinya. Sejauh pribadinya sudah tertanam tidak ingin mengakses situs yang nggak baik, dia nggak akan berani buka. Dijamin deh. Pernah suatu ketika aku mencari gambar kartun lucu di search engine google, yang keluar ada beberapa gambar jorok. Cari situs Islam, eh…yang muncul gambar dan tulisan nggak benar. Ini googlenya yang pinter atau orangnya yang salah. Bingung aku๐Ÿ™„

Anda punya anak ? Anak adalah tanggung jawab Anda dan nanti akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah. Seorang guru bisa mengontrol selama di sekolah, di ruang maya (FB, itu yang biasa kulakukan dengan anak didikku), tapi hanya sebatas itu yang bisa dilakukan oleh guru seperti aku.

Hisyam adalah satu generasi penerus bangsa, jika tidak bisa dijaga sejak dini dengan penanaman akidah dan akhlak yang benar. Dia pun bisa menjadi buruk. Naudzubillah, semoga Allah menjaga Hisyam dan anak-anak muslim lainnya.

Image and video hosting by TinyPic

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Isi Hatiku, Nilai2 Islami dan tag , , , , . Tandai permalink.

12 Balasan ke Kangen Nge-Blog….

  1. abu hurohiroh berkata:

    absen yang pertama…kalau ada yang sederhana q ingin mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku jalan yang terlihat dipeta masa depan …salam ngeblog…goreskan tinta yang bermanfaat…do the best …goodluck…


    Semoga kita bisa menciptakan makna hidup yang baik dari kehidupan ini.

    Suka

  2. Aul berkata:

    didik anak sesuai dengan zamannya, artinya sebagai ortu kita juga diharuskan selalu update perkembangan zaman dan pandai mensiasatinya.

    Ya, Aul. Itulah yang sering dilantunkan para pendidik, jangan paksakan anak dengan didikan kita dulu karena setiap zaman ada cobaannya masing-masing.

    Suka

  3. goonet berkata:

    aww. bunda ngomongin soal teknologi ya, kebetulan nih q sunan jaga warnet dulunya…sekarang sudah bermetamorfosis menjadi pengusaha kecilkecilan diantaranya jasa layanan IT. sedikit cerita nih awal ramadhan kemarin q keliling warnet disebuah lereng gunung ternama dijawa. ada blasan warnet disana kebetulan kemarin dulu q disepakati sebagai ketua paguyuban warnet disana. saat meeting kami sudah sepakati beberapa hal diantaranya tarif harga dan filter situs yang melangar hukum ( bukan sekedar pornografi tapi juga perjudian dan situs lain yang melangar hukum). nah kalau teman teman mau aman dalam mengunakan internet pakailah operating sistem linux zencafe ditambah filter nawala. dijamin deh ngak akan muncul sendiri tuh binatang film. dan juga kalau ada yang sengaja akses otomatis terblokir. nawala adalah asosiasi warnet indonesia yang telah ada sejak dulu menyaring situs yang melangar hukum. ya namanya disaring konsekuensinya kalau loding agak lambat tapi aman. dan juga kalau mengakses hal hal yang sensitif otomatis langsung terblokir. coba deh buka aja di google nawala.caranya mudah kok cuma dengan menganti dns 1 dan dns 2 aja.selamat mencoba…al hasil dari sidak kami ada beberapa warnet yang ngak pakai nawala / proksi langsung deh kami cuap cuap. karena ini menyangkut perkembangan anak bangsa. sebenarnya kembali pada pribadinya masing masing. inilah peran para orang tua dan juga para guru dalam mendidik generasi bangsa. asal ditanamkan akhlak yang baik otomatis akan terbentuk anti virus dengan sendirinya diotak anak.

    Masukan yang bagus untuk penyedia internet nih. Makasih infonya, Teman.

    Suka

  4. huda berkata:

    kebetulan saya belum memiliki anak ,… jadi masih aman dr tanggung jawab seperti di atas ,.. he he he just kidding, kualitas masa depan anak d tentukan dr orang tuanya , dan kebiasaan dr anak itu sendiri dan org tua tentunya sebagai pembentuk dan pemantau,… *** sotoy ***๐Ÿ˜€ salam kenal bu guru,…๐Ÿ™‚

    Huda, walaupun kita belum punya anak, bukan berarti kita tidak punya tanggung jawab dengan perkembangan anak lho. Ingat ya, menyebarkan kebaikan untuk negara ini buka hanya tanggung jawab orang tua aja. Huda punya adik, punya saudara, punya tetangga, nah…itu juga tanggung jawab Huda. Salam kenal kembali Huda.

    Suka

  5. milimeterst berkata:

    saya idem sama postingan nya niih…..saya banget tuuuh…

    Hayo, yang mana yang idemnya ?

    ๐Ÿ™„

    Suka

  6. kangmas ian berkata:

    bused dah kaya ubi aja merambat wkwkw
    kemana aja..duh kangen nih wkwkw

    Tuh, kan….Ian, nggak baca isi postingannya. Yang merambat itu bukan cuma ubi, cicak, ular, apa lagi ayo. hehehe

    Suka

  7. karzanik berkata:

    saya belum mempunyai anak….
    anak adalah titipan Allah….
    dgn membaca ini saya jdi nambah pengetahuan utk jaga anak…..

    Iya, semoga ntar kalau punya anak, anaknya bisa ditanamkan pendidikan yang baik sejak dini. Jadi, setelah besar nanti, si anak bisa survive dengan zaman yang makin aneh ini ya, Pak.

    Suka

  8. Ifan Jayadi berkata:

    Halo Mbak Melly? Apa kabar? Mudah2an sehat dan baik selalu๐Ÿ™‚

    Memang sulit juga mengontrol anak2 apabila mereka telah diluar dan jauh dari pengawasan orangtua dan guru. Apalagi, dengan menjamurnya warnet yang kadang memiliki sekat2 yang panjang sehingga memudahkan si anak untuk mengakses konten2 pornografi. Perlu keterlibatan semua pihak sih untuk menanggulangi hal ini, terutama juga itikad baik dari pengelola warnet untuk tidak memberi celah/kesempatan kepada seseorang khususnya anak2 untuk mengkonsumsi hal2 yang negatif tsb.

    Halo juga Ifan…
    Alhamdulillah baik, semoga Ifan juga ya๐Ÿ™‚

    Nah, itu dia, Fan. Kalau penggelola warnetnya sadar akibat pornoisme itu, maka nggak akan mungkin konten2 yang berbau porno itu bisa diakses dengan mudah. Semoga pemerintah segera menyadari dan merobohkan warnet yang nakal itu ya,Fan.

    Suka

  9. ummurizka berkata:

    rupanya lagi mengunjungi keponakan ya…salam ya untuk mereka mbak…ya anak adalah amanah tugas kita sebagai orang tua untuk selalu menjaga dan mendidiknya agar tangguh dan tidak mudah terpengaruh dengan hal yangnegatifdan merusak akhlaknya… suskses selalu ya mbak…

    Iya, Mbak, tapi sekarang udah balik. Ponakan yang lucu, selucu ammanya hehehe. Semoga kita bisa mendidik anak bangsa ini menjadi generasi tangguh ya, Mbak Sukses juga buat,Mbak.

    Suka

  10. alisnaik berkata:

    selamat pagi.

    memang jaman sekarang cukup berbahaya, jika teknologi dimanfaatkan secara salah.

    anak2 butuh banyak bimmbingan,
    memang pribadi tiap orang yg nanti akan menentukan.

    sewaktu muda dulu, saya juga pernah mengakses “begituan”,
    yah, untungnya itu tidak bisa mempengaruhi saya untuk berbuat yg tidak2๐Ÿ˜›

    terima kasih dan mohon maaf๐Ÿ˜ฎ

    Semangat pagi, Rooel…
    Untungnya Arooel sudah insyaf sekarang ya dan tobatan nasuha hehehe….

    Suka

  11. Kakaakin berkata:

    ๐Ÿ˜ณ
    Jadi ingat kasur pesingku dulu… hehe…๐Ÿ˜€
    Jadi was2 juga nih, Mel… Keponakanku ada beberapa orang, semoga saja mereka terhindar dari hal2 buruk…

    Suka

  12. Bunda, dah kunjungi blog haura lom? Tampilannya beda lho.

    Belum Haura….Waktu Bunda kesana Hauranya ga ada. Pasti tampilannya tambah keren ya….

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s