Puisi Anak II Sa’ad dan Thalhah

Ibu

Karya : Rasya Mariska

Ibu kau selalu menciumku saat kusedih

Ibu kau selalu memelukku habisku pulang sekolah

Ibu kau telah melahirkanku

Ibu aku sayang sekali padamu

Alangkah besar jasamu

Sekali lagi…

Aku sayang padamu

Aku sangat cinta padamu,Ibu….

================

Kelinciku

Karya : Faqih Nur Hafizuddin

Kelinciku yang manis

Kau sekian melompat

kemana saja

Aku memberimu makan

Semoga kau cepat besar dan lucu

==================

Bunda

Karya : Nida Afifah

Setiap pagi Bunda menciumku

Menasihatiku

Membelikanku mainan (Barbie)

Bundaku bangga melihatku tersenyum

Bundaku senang ketika aku baik kepada orang-orang

Terima kasih Bundaku

==============

Cinderela

Karya : Tasya

Oh, engkau begitu menawan dan cantik

Wajahmu bercahaya

Mahkotamu cantik

Istanamumu mewah, megah, dan mengkilap

Warna bajumu warna kesukaanku

Pngeran menyukaimu

Gerakanmu bagus

Filmu membuatku ceria

Tapi sayang…

Cinderela hanya bohongan

Itu membuatku sedih

Tapi…

Aku tetap bahagia

Karena…Aku mengenali wajahnya

==================

Ayah

Karya : Luthfiyah Salma Aribah

Ayah

Kamulah yang membantu

Ibu sayang padamu

Setiap aku pulang kamu menciumku

Aku sangat bahagia mempunyai Ayah

Ayah

Aku tidak mau kehilanganmu

Selamanya aku mau kamu hidup selamanya

==============

Adik

Karya : Faizatu F

Nama adikku Syahid

Dia sudah masuk surga

Dia sudah meninggal di dalam perut ibuku

Aku sedih

Aku sayang

Mudah-mudahan adikku masuk surga

Dia jenis kelamin laki-laki

Dia dilahirkan di bidan

==============

Allah

Karya : Najwah S

Allah

Engkaulah Maha Pengasih

Allah…Engkau juga mempunyai nama-nama yang indah

Allah

Kau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Aku hanya menyembah Allah

Karena Allah menciptakan alam semesta ini

Ya Allah…

Terima kasih ya Allah

==========

Tedy Bear

Karya : Annisa Rizka Kusuma

Bulumu berwarna putih

Kau mempunyai kalung berwarna coklat

Senyummu manis sekali

Jika aku tidur

Kau selalu menemaniku

Aku sangat sayang padamu

===============

Upin dan Ipin

Karya : M. Chomsyah Putra

Rambutnya botak

Dia pendek seperti tuyul

Temannya banyak

Tidak terhitung

Ada Ehsan, Fizi, Mail, Izat, Izul, Mei-Mei, dan Susanti

Begitulah puisinya

============

Princess Aurora

Karya : Ulya Perahian (Putri)

Kau berambut kuning

Senyummu sangat manis

Kulitmu begitu cantik

Kau memakai mahkota

Bajumu berwarna ping warna kesukaanku

Kau memakai kalung

yang bagus berwarna kuning

Di mahkotamu ada kristal berwarna kesukaanku

Kau memakai kalung kristal

warna kesukaanku juga

Oh Princess Aurora

Kau sangat cantik

==========

Bernard Bear

Karya : Nabil Fikri M

Kau lugu dan lucu

Kau penjahil

Kau beruang kutub

Kau pembuat salah

Kau perusak barang orang

Aku sering menontonmu di televisi

Kau tidak bisa berbicara

Aku tertawa saat melihatmu

Kau bersama temanmu di televisi

Kau sering bermain dengan teman-temanmu

===============

Teman/Sahabat

Karya : Athirah

Kau sangat baik dan pintar

Menemaniku selalu

Berangkat ke sekolah, bermain di taman

Kau memberiku apa yang kuminta

Kau tepat untuk  berjanji

Baik kepada orang tuanya

Hormat pada guru

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Artikel Psikologi, Karya Anak. Tandai permalink.

3 Balasan ke Puisi Anak II Sa’ad dan Thalhah

  1. alisnaik berkata:

    wah, puisi2 yg tulus.

    yg ADIK memang ada kisah tersendiri😦

    Suka

  2. melianaaryuni berkata:

    Iya, Rooel, pernah diposting di blog ini….

    Suka

  3. sheren berkata:

    saya suka banget tu puisi nya tapi lain kali tolong buatin puisi yang 12 baris

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s