Pelajaran Kemarin Sore

Ingin menjadi orang yang serba bisa ! Boo, impian yang hebat !Kembali berpikir ulang adakah yang serba bisa ❓
Oh, everyone is not perfect! Membayangkan diri ini dengan semua kelebihan rasanya mustahil bin mustahal. Ngeliat orang bisa ini, ah rasanya ingin juga bisa seperti mereka. Setelah dicoba, kita memang tidak sebaik orang yang kita contoh. Maha Besar Allah yang telah mengatur segalanya, yang dengan perbedaan menjadi semaraklah dunia ini.

Tak ada yang sempurna, termasuk bule yang ada di depanku saat itu, benar-benar tidak sempurna….Menurut pandanganku sih. Dari segi perawakan, hmmm cukup oke, tapi…dari apa yang dia bicarakan…ah, tidak ada apa-apanya. Terus apa yang membuat teman-temanku pada ingin berfoto dengannya? Karena dia bule ! Oh,it’s a simple reason but for me, there is not reason to take his picture.

Beberapa pertanyaan yang aku ajukan pada si bule.
Are you muslim? Pertanyaanku itu dijawabnya cepat dengan wajah yang tidak suka, aku pikir sih. Dengan argumennya dia katakan,” Saya tidak menganut agama apa pun, tapi saya meyakini kebenaran dan bla…bla…bla. Agama adalah pilihan dan saya tidak memilihnya. Dengan bangga dia menceritakan kebudayaan di Skotlandia dengan pergaulan bebasnya dengan meneguk Vodka, Whisky, bir  Baginya menjadi alkoholik adalah kebudayaan. Seorang yang ateis dengan istri Islam. Aku tidak bisa membayangkan rumah tangga seperti itu. Clubbing with his girl friends dia lakukan padahal kan dia sudah menikah. Wah, tambah nggak mood nie dengan si bule.
Berkali-kali berdiri dan berbicara, berkali-kali juga dia minum teh botol. Ruang AC itu masih panas untuknya padahal sangat dingin bagiku dan teman-teman. Ya secara disana suhunya dingin.

Aku bertanya bagaimana pendapatnya tentang pemerintahan Indonesia yang dia dengar di luar. Satu kata yang membuat kami terkejut, “Korupsi” ! Ternyata, negara kita terkenal buruk padahal semestinya banyak yang bisa kita banggakan dari Indonesia, sayangnya kita hanya bangga dengan korupsi :crying:

Apa yang ingin aku katakan dalam tulisan ini sebenarnya adalah ketika kita mengagumi seseorang tampilan fisiknya yang disebut ganteng, cakep, cantik, beautiful, pretty, atau handsome, itulah cerminan pribadi kita. Namun, apakah kriteria itu yang kita pautkan untuk kita urutkan pada tingkat teratas ❓ untuk menjadi teman atau sahabat? Sedangkal apa yang kita inginkan, sedangkal itu pula yang akan kita capai. Jika hanya hal itu yang ingin kita raih, aku katakan bahwa kita termasuk orang yang tidak mengerti apa-apa.

Seseorang itu bisa kita ketahui kepribadiannya dari apa yang dia bicarakan meskipun dari penampilan pun kita bisa mempredikasinya. Sekadar prediksi tanpa berbicara (interview), penilaian kita bisa jadi salah, Teman. Aku mempunyai seorang teman yang tidak cantik, ketika aku berbicara dengannya…Subhanallah, dia bisa menggapai apa yang aku pikirkan dan karenanyalah aku menyukainya. Tidak ada sikap yang membuat dia rendah diri, apalagi menyebutkan tampilan fisiknya,” Aku kan tidak cantik”. Aku sebel kalau mempunyai teman yang suka merendahkan diri karena kekurangan fisiknya. Bagiku, tampilah seperti apa adanya. Jangan berjiwa kerdil.

Seorang teman ngeblog dulu telah membuka mataku bahwa apapun profesi yang kita lakukan, yang menurut orang lain tidak layak, kalau bagi kita baik, kenapa tidak kita jalankan. Keinginannya untuk terus maju itulah yang aku suka dari beliau. Sosok beliau telah mengalahkan bule yang tampan dan artis-artis terkenal di dunia sekali pun. Bagaimanakah keadaan beliau sekarang ?

Iklan

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Artikel Psikologi. Tandai permalink.

33 Balasan ke Pelajaran Kemarin Sore

  1. ruhindo berkata:

    baik…semangat selalu…

    Suka

  2. monda berkata:

    setuju, pede aja dgn diri kita, nggak usah pusingin penampilan

    Suka

  3. BENY KADIR berkata:

    Selamat malam,Bu Mel.
    Kadang kita terpancing dgn penampilan atau keadaan luar seseorang, bagian dalamnya,siapa tau?

    Wah,negara kita terkenal dgn korupsinya,ya?
    Sangat memprihatinkan.

    Suka

  4. car news update berkata:

    perjalanan yang menarik nehh

    Suka

  5. Ping balik: Dariku « Try 2B cool 'n smart…

  6. sedjatee berkata:

    semoga sahabat sejati sehat selalu..
    izinkan kami mengucapkan terima kasih..
    atas partisipasinya pada kuis sahabat sejati…
    semoga sukses selalu..

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com/2010/04/12/klasemen-akhir/

    Suka

  7. setitikharapan berkata:

    Wah ketemu bule ya mbak. Saya juga pernah ketemu. Kebetulan dia mualaf. Saat ketemu dengan dia saya malu mbak. Saya yang islam sejak lahir hafalan Qur’annya gak sebanyak dia. 😦

    Suka

  8. didot berkata:

    mbak mel,bulenya bukan atheis tapi agnostik. selama dia masih percaya Tuhan dia bukan atheis.

    nevertheless sikapnya seperti itu kurang memberikan kesan simpatik ya,seharusnya percaya adanya Tuhan saja membuat seorang manusia punya kewajiban lain : apakah yg Tuhan inginkan bagi kita? apa yg Tuhan perintahkan? apa yg Tuhan suka dan tidak suka?

    semoga diberi petunjukNYA

    masalah penampilan fisik,saya sangat setuju sama pendapat anda,biasa aja,karena setiap orang punya kelebihan dan kekurangan,never underestimate your self,tapi juga jangan pernah merasa lebih baik dari orang lain. cukup berada di titik nol 🙂

    Suka

  9. ade uny berkata:

    semanagat teruyuuuuuuzzzzzz

    Suka

  10. IFAN JAYADI berkata:

    Setuju. Jadilah diri sendiri tanpa harus dibayang-bayangi akan kegagalan. Follow your heart jika itu memang yang terbaik

    Suka

  11. semangat!!!!

    karena apa yang bisa kita lakukan dengan sepenuh hati ( meski dimata org lain adalah hal remeh) , belum tentu sanggup dilakukan mereka yang dengan gampangnya meremehkan kita 😀

    Suka

  12. Nanang berkata:

    Kita sering tidak objektif dalam mengidolakan seseorang atau sesuatu, asalkan orang bule, orang terkenal, orang yang banyak penggemar. Entah kenapa, melihat bule sepertinya gimanaaaa gitu…pdhl sama saja. Sy setuju sekali Bu, jadilah diri sendiri dan apa adanya. Kenapa harus tidak pede dengan satu kelemahan sementara masih banyak kelebihan dari diri kita yang ALLAH berikan.

    Suka

    • melianaaryuni berkata:

      Penilaian yang objektif kadang tersingkir karena subjektivitas kita. Orang bersyukur adalah yang nggak minder dgn kelemaha namun menjadikan kelemahan itu sbg potensi ia untuk lebi baik dibidang yg lain….

      Suka

  13. mahesapandu berkata:

    Kunjungan perdana, Salam Kenal.

    Suka

  14. fikri oslami berkata:

    Hemm….. saya jadi tertarik membaca tulisan-tulisan seorang Meliana Aryuni, angkat jempol buat bunda yang selalu istiqomah dan konsisten…. komentar saya tentang tulisan ini, Great writing, memang itulah kenyataan yang ada, tak ada manusia yang sempurna, syukuri apa yang ada, karena hidup adalah anugerah…. kita bisa ambil sisi positif bule tersebut, yaitu ilmu bahasa inggrisnya dan kita tinggalkan sisi negatif dari dia dengan segala apa yang telah bunda tulis, absolutely kita harus bisa menghargai perbedaan yang ada….. 🙂

    Suka

  15. melianaaryuni berkata:

    Doain istiqomah ya….Saya hanya menulis sja, tulisannya pun sederhana sekali. Semuanya bisa menjadi dokumen saya ketika saya tua nanti. Iya, bule kmrn telah memberi pelajaran berharga, tentang perbedaan. Warna-warni hidup berasal dari perbedaan yang ada di sekitar kita.

    Suka

  16. Kakaakin berkata:

    Banyak hal yang dapat dipelajari dari sekeliling kita 🙂

    Suka

  17. Asop berkata:

    Hmmmm…. bule…
    Memang begitu… 😀 Beda budaya, beda pola pikir.

    Suka

  18. Meliana Aryuni berkata:

    yayaya….Tunjukan budaya baik kpd dunia…

    Suka

  19. ririnpalada berkata:

    profesi apapun selama itu hasilnya baik tentunya gak masalah. semuanya bisa dilihat dari hasilnya atau dari buahnya.

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s