Presentasi Awal

Apa perasaan Anda jika hal yang pertama kali Anda melakukan sesuatu di depan orang banyak, yang orang-orang itu kita anggap lebih ahli daripada kita ?
Apa yang akan Anda lakukan jika suatu pertanyaan yang diajukan kepada Anda tidak bisa Anda jawab dengan sempurna?
Apa yang Anda harapkan dari pembicaraan Anda di hadapan orang lain?
Apa yang Anda pikirkan jika orang lain tahu apa yang ada di dalam pikiran Anda?
Apa yang harus Anda perbuat seandainya Anda tidak mampu melakukan yang terbaik yang Anda harapkan?

Pertanyaan-pertanyaan yang sederhana di atas sering menghinggapi kita saat kita mulai mengungkapkan sesuatu di depan umum. Itu pun terjadi padaku, hari kemarin. Presentasi perdanaku, yang membuatku dag…dig…dug, rasanya mau maju mundur. Kalau berhadapan dengan anak-anak si aku sudah biasa, tapi kalau berhadapan dengan orang yang lebih tua dariku dan pengetahuannya pun lebih banyak, ya inilah yang pertama kalinya.

Alhamdulillah, ketenangan yang utama sudah aku dapatkan. Suasana persahabatan sesama teman telah aku temukan. Belum juga aku menyelesaikan presentasiku itu, aku sudah diberi beberapa pertanyaan. Allah yang membukakan semuanya sehingga dengan tenang aku bisa menjawab semua pertanyaan. Tidak ada beban di hati dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang datang. Kalaupun jawaban itu menurutku belum tepat, aku minta kepada yang ahli untuk menjelaskan kepada yang bertanya. Secara aku yang paling muda di antara yang tua, aku seperti disayang oleh teman-teman. Diskusi menjadi hidup.

Mungkin di antara temen-teman sekalian pernah mengalami kejadian seperti yang kualami ? Apa yang akan kalian lakukan?Kalau aku…
Pertama-tama, katakan “Aku bisa!”
Kedua, katakan, ” Mengapa harus takut? Orang bisa, aku juga dong !”
Ketiga, katakan,” Allah akan membantuku, toh ini sesuatu yang baik, bukan ?”

1. Aku berusaha mempelajari materi itu. Berusaha memahami materi yang akan kita presentasikan. Carilah sumber yang tepat untuk memperkuat presentasi kita.
2. Jangan takut dengan apa yang akan terjadi. Bersikap tenanglah, berdoalah karena ketenangan itu dapat kita ciptakan sendiri. Percuma kita paham, tetapi hati kita tidak tenang. Berusahalah untuk menerima apa yang akan terjadi meskipun itu hal yang terburuk yang pernah kita pikirkan.
3. Jawablah pertanyaan yang ada sesuai kadar yang kita ketahui, jangan menjawab yang tidak ada dasarnya. Pikirkan semua jawaban kita, jangan sampai jawaban kita itu menjadi ‘musuh’ bagi diri kita sendiri.
4. Lihatlah penanya dan audience lainnya dengan senyuman. Jangan buat mereka terbebani untuk bertanya. Beri kesempatan kepada mereka bertanya sampai tidak ada lagi yang mau bertanya.

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Isi Hatiku. Tandai permalink.

38 Balasan ke Presentasi Awal

  1. abu ahmad berkata:

    do the best…

    anda pasti bisa kalau anda yakin bisa…

    anda adalah apa yang ada dalam pikiran anda…

    berfikir dan berjiwa besarlah…maka anda akan menjadi seperti apa yang anda inginkan…

    Suka

  2. 1. Apa perasaan Anda jika hal yang pertama kali Anda melakukan sesuatu di depan orang banyak, yang orang-orang itu kita anggap lebih ahli daripada kita ?
    Saya akan tetap maju sekalipun deg-degan. Kalau nggak begitu, kapan saya bisa maju? Tul ga?

    2. Apa yang akan Anda lakukan jika suatu pertanyaan yang diajukan kepada Anda tidak bisa Anda jawab dengan sempurna?
    Saya akan katakan: “Maaf, saya kurang begitu memahami persoalan itu saat ini. Saya akan mempelajarinya lagi.” Kejujuran tentu akan lebih dihargai dari pada sikap sok tahu. Tul ga?

    3. Apa yang Anda harapkan dari pembicaraan Anda di hadapan orang lain?
    Saya harap saya bisa berbagi sesuatu dengan mereka dan saya juga dapat memetik manfaat dari mereka.

    4. Apa yang Anda pikirkan jika orang lain tahu apa yang ada di dalam pikiran Anda?
    Biarkan saja mereka tahu, toh apa yang ada dalam pikiran saya juga saya ungkapkan kepada mereka. 

    5. Apa yang harus Anda perbuat seandainya Anda tidak mampu melakukan yang terbaik yang Anda harapkan?
    Nobodi is perfect. So, jalan saja terus dan lakukan yang terbaik yang bisa saya lakukan.

    Serasa menjawab quisioner psikologi nih….😀

    Suka

  3. setitikharapan berkata:

    Sama mbak, ketika saya pertama kali presentasi didepan umum atau orang yang lebih tua, perasaannya pasti dag dig dug walau kita sudah kuasai materi. saya rasa itu alami. Tapi jangan terlalu banyak seandainya. Lebih baik berpikiran positif aja.
    Thema blognya ganti ya mbak, agak sedikit kurang nyaman baca artikelnya. Sekedar masukan saja mbak

    Suka

  4. BENY KADIR berkata:

    Selamat ya,telah sukses melakukan presentasi perdananya.
    Kuasai materi,bersikap tenang,percaya diri,dan berpikir positif.
    Yg ahli dan yg tua itu,ternyata paling mengerti dan memahami kesulitan dan kelemahan kita.
    Biasanya,mereka selalu mensuport Bu, tidak pernah mencela dan mempersulit keadaan.
    Orang muda berada di tengah orang2 tua,selalu jadi bintang,lho,hehehe

    Suka

  5. zipoer7 berkata:

    Salam Takzim
    Sahabat mohon maap mau ngajak ikutan Earth Hour nanti malam, ikutan yuk kesini
    Terima kasih
    Salam Takzim Batavusqu

    Suka

  6. ana konda berkata:

    kalau genteng yang bocor tuh naik ke atap dan betulin gentengnya…jangan malah cari kain pel mengeringkan lantai….atau sekedar cari ember sebagai penadahnya….

    Suka

  7. didot berkata:

    gugup itu wajar dan manusiawi kok.

    manusia itu bisa karena biasa,jadi kalo diulang2 peristiwa kek gini (sering presentasi kepada berbagai macam khalayak masyarakat) nanti jadi biasa sendiri deh😀

    nah soal gak tau jawabannya ,menurut saya lebih baik jujur bilang gak tau ketimbang sok tau tapi malah salah. toh manusia gak ada yg tau semua hal,pasti ada yg diketahui dan tidak diketahui😉

    Suka

  8. abu ahmad berkata:

    MAKSUD GENTENG BOCOR ADALAH SEMUA PERMASALAH YANG ADA DALAM KEHIDUPAN KITA, adapun setiap orang beraneka ragam dalam penyikapannya…ada yang cuma diam membiarkan, ada yang cari kain pel, ada yang cari ember, ada juga yang marah marah, dan banyak sikap lainnya. seharusnya mencari akar permasalahan genteng yang bocor tuh ya naik ke atap dan bibetulkan/diganti….selesai khan…

    sebagai contoh adanya isu global warming dan krisis energi…Mr.batavusqu mengajak untuk memadamkan listrik 1 jam dalam setahun…bukannya ini sama dengan mencari kain pel doang…dijawa adanya pemadaman bergilir aja kerugian kami sampai jutaan apa lagi yang lain…padahal hampir tiap pekan pasti dapat jatah padam pagi sampai sore…listriknya lari kebali semua…untuk mengatasi krisis energi tahun ini PLN mengunakan sistem prabayar…makin gila aja tho solusi yang diambil…

    maaf kalau jadi keluar dari tema presentasi awal…

    Suka

  9. Halaman Putih berkata:

    Pada dasarnya kalau kita sudah terbiasa tentu hal semacam itu akan berkurang dengan sendirinya. Memang diperlukan latihan dan latihan sehingga rasa grogi dan perasaan yang macam2 itu dapat teratasi. Mereka yang sudah terbiasa pun terkadang tetap merasakan grogi hanya saja dalam tingkat yang berbeda dengan mereka yang belum terbiasa.

    Suka

  10. sunflo berkata:

    aq juga suka gugup kalau maju ke depan umum buat ngomong… presentasi awal2… tapi kalau udah masuk ke acara diskusi n tanya jawab… groginya udah ilang… ^^

    Suka

  11. ch0c0 berkata:

    saya juga pernah seperti itu,
    yang saya alami sebenarnya berhadapan langsung dengan siswa SMA, saya memperesentasikan sekedar memperkenalkan kampus tempat saya bekerja kepada mereka.
    kendala yang saya alami hanyalah sikap saya yang kurang berani kepada mereka jadinnya saya merasa canggung atas mereka, tapi sukurlah mereka dapat menerima penjelasan saya dengan baik yach walau pun agak2 lari dari topik
    tapi setelah saya keluar dari sana saya terinsfirasi untuk mencobalagi…..

    makasih mbak atas insfirasi di atas menurut saya itu jadi masukan juga…

    Suka

  12. Kaka Akin berkata:

    Syukurlah, sudah ganti theme:mrgreen:
    Kalo presentasi, mungkin aku bakalan gugup setengah mati, Mel.
    Saat jadi dosen dulu, selalu bedebar2 juga kalo masuk kelas🙂

    Suka

  13. Kakaakin berkata:

    Insya Allah kalo yang akan disampaikan udah kita kuasai, bakalan tenang deh🙂
    Tentu saja dibarengi dengan do’a🙂

    Suka

  14. wahyu nurudin berkata:

    persiapan pastinya sudah. nah, kalau waktu mau maju pooknya pikirkan terus apa yang kan kita sampaikan. jangan lupa tatap semua hadirin. tjangan khawatirkan penampilan. ucapkan saja.

    Suka

  15. Program kasir berkata:

    Nice for artikel gan .
    Thanks info nya .

    Suka

  16. alisnaik berkata:

    selamat pagi

    butuh beberapa pengalaman buat menguasai panggung😉

    Suka

  17. Sewa Mobil Bali berkata:

    gugup to emang dialami oleh setiap orang dalam pertama kali maju dalam hal apapun yang penting intinya 1 yaitu harus berlatih keras yah,,,,,

    Suka

  18. thanks to info,,,,waduch,,,gugup luar biasa mba,,,ga habis fikir dah apa yang akan terjadi,,bisa” yang mau diomongin lupa..hihi..

    Suka

  19. butuh rasa percaya diri yang besar memang untuk bicara di depan umum , malah sangkin gugupnya materi yang sudah di pamahi terkadang bisa lupa….

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s