Teman-Temanku Kini

Rujak….hups, eh dah habis….Mataku melihat ke arah roti. Ya, roti…habis juga. Wuah, nih temen-temen lapar setelah berperang. Ckckckck….It’s oke.

Yang penting, makanannya habis, aku senang🙂 Berteman dengan orang yang lebih tua memang ada enaknya. Saya serasa awet muda aja:mrgreen: Kita yang muda dianggap serba bisa. Mereka baru melek teknologi, ya saya pun juga begitu. Berteman dengan orang yang lebih dewasa menjadikan kita sedikit mengetahui apa yang ada di benak mereka.

Kemarin, wah, aku serasa hebat. Baru tahu sedikit saja, eh sudah dibilang mahir ini-itu. Ada-ada aja tuh temen-temen. Wajar sih, zaman mereka berbeda dengan zamanku. Di zaman mereka, penggunaan komputer belum ada, eh ketika ada tugas kuliah, mereka kelabakan. Dulu mereka menggunakan mesin tik, yang dengan segala tenaga. Sekarang mereka diharuskan untuk menggunakan komputer sebagai alat untuk menampilkan tugas-tugas mereka. Mau tidak mau mereka harus belajar menggerakkan mouse, mengetik makalah, membuat slide di power point. Ada banyak tugas yang harus mereka lakukan.

Kadang ada untungnya aku lahir pada zaman ini, setidaknya aku harus mempelajari segala sesuatu yang lebih sedikit dari mereka Sepertinya suka duka sudah mulai aku alami disini, bersama mereka. Kami sudah mulai kompak. Cieee….Ada yang pandai disini, yang pandai disini, ada yang pandai ini, ada pandai itu . Ada yang suka ngelawak dengan wajah yang biasa saja. Ada yang menjadi penengah jika diskusi sudah agak memanas. Ada yang lamban, tapi mau berusaha. Pokoknya seru. Yang satu menutupi yang lain.

Kalau hari ini aku  bawa makanan, besok ada yang bawa. Kita makan bareng. Kekompakan harus digalakkan sebab tidak mudah untuk bisa berdiri sendiri dalam situasi seperti ini.

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Artikel Psikologi. Tandai permalink.

16 Balasan ke Teman-Temanku Kini

  1. zipoer7 berkata:

    Salam Takzim
    sayang saya ga diundang kalau diundang saya bawa rujak sendiri ah
    Salam Takzim Batavusqu

    Suka

  2. didot berkata:

    saya sempet ikut yoga dan berteman dengan ibu2 umuran 50 tahun keatas,emang seru berteman dengan yg lebih tua ,bisa nambah wawasan soal kehidupan juga hehehe

    apalagi ini ibu2 gaul dulu waktu jaman mudanya, jadi ngobrolnya asik banget,hahaha:D

    Suka

  3. Nanang Abdullah berkata:

    Jadi ingat bibinya sang istri, beliu seorang pengajar SD. Kemarin kuliah lagi dan mau buat skripsi, eh…malah nyuruh saya yang ilmuny pas2an nyari artikel di internet, saya balik menyuruh untuk pergi sendiri k warnet dia gak mau terus. Gak taunya istri ngasih tau, dia gak bisa. Generasi sekarang emang patut bersyukur, teknologi telah merambah berbagai pelosok..tidak spt generasi terdahulu yang sarana pendukung untuk belajarnya pas2an.
    Berteman dengan yang lebih tua memang menyenangkan ya Bu Guru? Kita bisa belajar lebih dewasa.

    Suka

  4. Rani berkata:

    berkunjung😀

    Suka

  5. setitikharapan berkata:

    Saya juga pernah ngalamin mbak, ketika saya kuliah semester 1 temen saya banyak yang semester 3,5, dan 7. Jadi gak repot2 kalau ada masalah. Ada yang bantuin soalnya.🙂

    Suka

  6. kakaakin berkata:

    Seru banget ya… bisa saling mengandalkan🙂
    Syukur juga kalo bisa membantu yang gaptek ya🙂

    Suka

  7. BENY KADIR berkata:

    Ya,begitulah nikmatnya kebersamaan.
    Eh,saya termasuk generasi tua lho,Bu.
    Justru merasa awet muda bila sering berkumpul dengan yg muda-muda,hehehe
    Benar,orang muda selalu dijadikan tumpuan harapan generasi tua.
    Ini berkah dan kepercayaan,Bu buat yg orang2 muda.
    Yg generasi tua seperti saya,hendaknya jangan menyerah pada keadaan;belajar dan berusaha mengikuti perkembangan.

    Suka

  8. BENY KADIR berkata:

    Wah,panjang lagi komentar saya.
    Bisa bingung,komentar apa postingan,nih?
    Maklum,ulasannya mengena di hati.
    Terimakasih dan sukses buat Bu Mel.

    Suka

  9. wendra agus yuswantono berkata:

    hmm mba nti aku juga tanya2 ya ,saya juga mengalami hal itu ,

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s