Salah…Benar…

Salah…

Benar…Salah…Benar…Salah…

Ah, benar…

Nggak…Kata orang salah

Salah…Ah…Benar…

Ada yang menganggap salah…

Ada yang menganggap benar…

Benar… salah…

Setiap orang boleh mengatakan itu salah…

Untuk kebenaran, tidak ada yang berbeda…

Bahwa yang salah itu salah…yang benar itu benar…

Nampak sudah perbedaannya

Iklan

Tentang ummuilma

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Artikel Psikologi. Tandai permalink.

30 Balasan ke Salah…Benar…

  1. Mulyana berkata:

    Batasan salah benar itu sendiri absurd, dari dimensi apa kita memandangnya, apa dan bagaimana situasinya, menguntungkan atau tidak buat kita…

    Ah, bingung πŸ™‚

    Salam kenal.

    Suka

  2. setitikharapan berkata:

    Yup gak boleh yang bener disalahin dan yang salah dibenerin karena ada faktor ketiga. Gitu ya mbak.

    Suka

  3. didot berkata:

    saya rasa kebenaran absolute hanya milik Allah. manusia punya kebenaran versinya masing2. coba kita berhadapan ,kalo saya tunjuk kanan dan anda tunjuk kanan juga,maka kita akan ngomongin kanan tapi masing2 arahnya beda:D

    apalagi kalo kita bersepuluh,dan berseratus bikin lingkaran,maka akan ada β€œkanan” sebanyak manusia yg ada dalam lingkaran itu pula:D

    Suka

  4. rose berkata:

    sungguh beruntung org yg bisa melihat bahwa yg salah itu salah dan yg benar itu benar… ^^

    Suka

  5. abrus berkata:

    zaman sekarang ‘kebenaran suzaahhhh … 😦 … lihat aja kasus sianturi … eh salah, … century … πŸ˜€

    Suka

  6. Ada dua kata bahasa Inggris yang diterjemahkan sebagai “benar”. Pertama, “true” adalah kebenaran faktual. Artinya sungguh-sungguh benar secara fakta. Kedua, “right” adalah kebenaran yudisial. Artinya benar secara hukum.
    Right tidak selalu true. Yang benar menurut hukum tidak selalu benar pada faktanya.

    Suka

  7. benar itu relatif, tergantung dari situasi dan tolak ukurnya, dapt berdampak baik apa kagak.. tp klo kebanaran agama itu mutlak.. krn tu tuntunan jalan yg sudah dapat dibuktikan kebenarannya..

    Suka

  8. melianaaryuni berkata:

    Kalau kebenaran itu relatif, berarti kejahatan itu relatif juga ya πŸ’‘ Trus…apakah benar sikap mencuri hak orang lain?’ Apa itu yang dinmakan relatif ?Saya lebih suka benar (bukan kebenaran agama) itu lebih bersifat normatif….Ya itu sih pendapat….

    Suka

    • klo kebenaran normatif pasti akan bersifat kaku, orng mencuri krn kelaparan beda hukumnya dengan orng mencuri karna ingin kaya.. trus orng makan haram krn ketidaktahuannya beda dengan orng yg makan krn sengaja. ada jg orang yg kasusnya sama persis misalnya korupsi, tp hukumannya pun beda antara koruptor A dan koruptor B. padahal sama2 koruptor. itu byk terjadi di indonesia. jd klo menurut sy ya relatif. (pendapat pribadi lho).. tp semua pendapat ada benarnya sih.. yg penting percaya aja.. maaf ya bukan ngeyel..tp hanya share.. hehe.. πŸ˜€

      Suka

      • melianaaryuni berkata:

        Ga pa-pa…Toh, setiap orang punya hak mengeluarkan pendapat, malah ada UU-nya. Normatif itu sesuai dengan norma/aturan yang berlaku di masyarakat/ lingkungan masing-masing. Normatif itu penilaiannya akan ‘benar/salah’, sedangkan soal hukum akan jelas berbeda. Hayo, yang ngeyel siapa hehehehehe…. πŸ™‚

        Suka

  9. Mamah Aline berkata:

    salah dan benar memang absurd, mungkin harus dilihat dari sisi agama benar ya benar, salah ya salah tidak ada pengecualian

    Suka

  10. darahbiroe berkata:

    harusna emng seperti itu yang salah disalahkan yang benar dibenarkan
    jangan yang ada uang itu benar sungguh terlallu hehe

    Suka

  11. Halaman Putih berkata:

    Dalam dunia politik yang ada menang – kalah. Tentang salah dan benar mungkin sudah dikesampingkan.

    Kita semua tahu bahwa kebenaran mutlak hanya ada padaNya

    Suka

  12. sunflo berkata:

    assalamu’alaikumMell…
    lama ga berkunjung nie…
    salah dan benar… semua udah nyata ya… tinggal ada dimana posisi kita saat itu… ^^

    Suka

  13. ocekojiro berkata:

    Yg gampang… dengerin aja suara tokek, yg terahir itu yg kita pilih.
    Lho…?

    Suka

  14. sunarnosahlan berkata:

    kalau apa kata agama benar itu mutlak, tapi kalau kata manusia benar memang bisa relatif, apalagi sudah ada motivasi yang lain, yang benar bisa disalahkan yang salah bisa dibenarkan

    Suka

  15. BENY KADIR berkata:

    Benar-salah tergantung kata hati.
    Cuma Tuhanlah sumber kebenaran.

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s