Beberapa Pertanyaan Kejujuran

Muhasabah per pekan untuk siswa-siswiku mulai kuterapkan hari ini. Besar harapanku pada kegiatan kali ini meski semuanya tergantung kepada pemilik hati, Allah semata. Ada harapan yang kugantungkan pada sekerat benda untuk siswaku. Memang hanya sekerat sih, belum sekarung😆 untuk Amel, Bila, Fatih, dan Shiddiq.

” Siapa yang sholat Subuh tadi ?” Aku lihat ada banyak anak yang mengangkat tangan.

” Siapa yang sudah sholat Subuh tidak tidur lagi dan tidak nonton film ?” Masih banyak anak yang mengangkat tangan.

” Siapa yang selama seminggu ini tidak pernah meninggalkan sholat 5 waktu ?” Ya, sama….Telunjuk mereka masih mengacung.

” Siapa yang selama seminggu ini suka membantu mama/umi di rumah atau menunaikan kewajiban sebagai anak dan pelajar ?” Nah, yang ini telunjuk teracung lebih banyak deh🙂

” Siapa yang setelah sholat  Subuh belajar  ?” Ada beberapa gelintir anak yang mengangkat tangan. Ada juga yang komentar,” Bunda aku sudah Subuh ngaji sama Ummi .” Seorang anak berkata lagi,” Kalau kau hapalan, Bunda.”

” Siapa yang  setiap harinya tidak pernah iri/ dengki kepada orang lain ? ” Ada dua anak yang mengangkat tangan.

” Siapa yang hari ini di rumah melakukan kebaikan dan di sekolah pun melakukan kebaikan ?” Dengan malu-malu anak mengangkat tangan dan yang lain berkata,” Kan kamu tadi gangguin si….”

” Siapa yang di sekolah tidak menjahili teman dan tidak berkata kotor ?” Anak yang sudah ada dalam pikiranku menunduk ketika ditanya seperti itu.

Angkat tangan yang paling sedikit aku lihat adalah ketika aku bertanya,” Siapa yang seminggu ini sholat tahajud ?”

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Pernik Sekolah. Tandai permalink.

14 Balasan ke Beberapa Pertanyaan Kejujuran

  1. Hary4n4 berkata:

    Kejujuran seorang bocah, memang patut diacungi jempol.. Saya malu sama mereka para bocah itu.. Semoga kita dapat belajar dari kejujuran mereka..🙂

    Suka

  2. setitikharapan berkata:

    Pertanyaan yang jika ditanyakan ke saya pun saya akan menunduk mbak *Malu sama anak-anak.

    Suka

  3. Bening berkata:

    Kejujuran harus ditanamkan sejak dini agar menjadi kebiasaan.
    Salam dari Jombang

    Suka

  4. insanbiasa berkata:

    Wah kl prtanyaan yg paling akhir jangankn anak2, orang dewasa pun bs dihitung jari yg mnjalankanny. Godaan sepertiga mlm emang paling berat, tp itu cm pndapat pribadi.🙂
    tlg panggil ane dgn nama samaran itu mbak y, jgn pake nm asli. Syukron

    Suka

  5. ch0c0 berkata:

    wah hebat – hebat semuanya siswanya ya mbak…

    Suka

  6. Kakaakin berkata:

    Mel, aku angkat tangan…
    Untuk yang sehabis sholat subuh tidur lagi…
    Godaannya masih berat banget nih😦

    Suka

  7. BENY KADIR berkata:

    Selamat pagi,Bu Mel.
    Moga sehat dan semangat dlm menjalankan tugas di hari ini.

    Memang sejak dini anak2 perlu dìbiasakan utk bersikap dan berkata jujur.
    Terkadang kalo sdh dewasa,kejujuran semakin mahal,
    hehehe seperti harga barang saja ni,Bu.

    Suka

    • melianaaryuni berkata:

      Selamat malem,Pak
      hehehe, saya balesnya malem nih….

      Aamiin, semoga Bapak juga ya….
      Benar, di zaman sekarang….Kejujuran itu barang yang langka sehingga harus ada museum untuk meletakkan barang itu,Pak….

      Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s