Si Insaf Kembali ke Desa

Karya : Annisa Alifia (siswi kelas IV Ibnu Umar SDIT Al Furqon )

Insaf pergi ke kota. Insaf pergi ke kota karena Insaf ingin mencari pekerjaan di kota. Insaf berkelililng untuk mencari pekerjaan yang pantas untuknya. Insaf mendapatkan pekerjaan menjual tahu di pasar meski hanya mendapatkan pekerjaan itu, Insaf tetap bersyukur.

Insaf merasa asing di kota karena dia orang baru yang berjualan di pasar. Insaf bertemu dengan penjual ikan yang sangat baik. Nama penjual ikan itu Toni. Insafpun berteman dengannya. Insaf merasa sedih karena Insaf belum mempunyai tempat tinggal. Sehabis berjualan tahu, Insaf dan Toni pulang bersama. Toni mengajak Insaf ke rumahnya. Toni juga membolehkan Insaf tinggal di rumahnya. Insaf sangat berterima kasih karena Toni telah membolehkannya.

Sebulan kemudian, Insaf merindukan keluarganya di desa. Insaf ingin bertemu dengann ayah dan ibunya. Pekerjaan ayahnya adalah seorang petani. Insaf ingin membantu ayahnya menanam padi di sawah. Karena kerinduan pada ayah dan ibunya, Insaf pamit kepada Toni. Insaf pulang ke desa dengan uang hasil berjualan tahu. Insaf diantar Toni ke stasiun kereta api. Insaf melambaikan tangannya kepada Toni sebagai tanda selamat tinggal.

Satu jam kemudian, Insaf sampai di desanya. Insaf berjalan kaki untuk tiba di rumahnya. Setalah sampai, Insaf berpelukkan dengan ibunya.
“Ibu dimana Ayah ?” Tanya Insaf.
” Ayahmu ada di sawah.” Insaf pun berlari menuju sawah. Insaf bertemu dengan ayahnya yang sedang menanam padi. Insaf memeluk ayahnya. Setalah itu dia membantu ayahnya menanam padi. Sekarang Insaf sudah kembali bersama ayah dan ibunya.

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Karya Anak. Tandai permalink.

9 Balasan ke Si Insaf Kembali ke Desa

  1. we care berkata:

    wah hebat…anak kelas 4 Sd bisa bikin tulisan spt ini…..udah bagus…tgl sering latihan lagi…

    Suka

  2. cah ndeso berkata:

    good…good…good…. is very good

    kelas teri karyanya dah good gini apa lagi kalau kelas kakap nanti….siapa ya gurunya…?

    adiknya ayatul husna ya…

    kembangkan talentamu nak…

    suatu saat nanti kau akan menuliskan sejarah dunia dengan tinta emas…

    Suka

  3. sewa mobil murah berkata:

    sungguh mengharukan

    Suka

  4. setitikharapan berkata:

    Wah pinter juga tuh si Nisa nulis cerita, mengalir seperti air. Sapa ya gurunya…? Mo berguru juga biar pinter nulis cerita.😀

    Suka

  5. Kakaakin berkata:

    Subhanallah…
    Runut banget ya ceritanya🙂
    Lengkap banget lagi, pembukaan-klimaks-penutup🙂

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s