Ayo, merenung sejenak lewat gambar…

Postingan kali ini, berupa gambar-gambar saja, sedikit sekali tulisannya. Saya ingin mengajak semua berpikir dan merenung sejenak….

Siapakah aku yang sebenarnya ? Kucing yang lucu kah atau singa yang buas ?

Image and video hosting by TinyPic

Apakah aku seperti ini ? Apa yang aku lakukan dalam kehidupanku ? Hanya merenung ?

Image and video hosting by TinyPic


Atau mencari uang dan kekuasaan saja ?

Image and video hosting by TinyPic

Belajarlah seperti rumput…Yang sering terinjak, tapi akarnya tetap kokoh menancap di tanah.

Image and video hosting by TinyPic

Dengan batu ? Adakah yang bisa kita pelajari juga darinya ?

Image and video hosting by TinyPic

Tahukah Anda, saya, kamu, dan semuanya sekarang berada dalam satu lorong

Image and video hosting by TinyPic

Yang ujungnya menuju…

Image and video hosting by TinyPic

Dengan berbagai macam cobaan dan sesuatu yang tidak mengenakkan hati,kamu bisa…

Image and video hosting by TinyPic

Karena….Fajar itu masih terbit, Kawan…

Image and video hosting by TinyPic

Bumi masih berputar…

Image and video hosting by TinyPic

Air masih mengalir…

Image and video hosting by TinyPic

Yang memberi kenikmatan itu semua hanyalah….

Image and video hosting by TinyPic

Namun….
Semua adalah ujian, kenikmatan…Kesusahan, adalah ujian bagi makhluk-Nya

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Gambar Unik, Isi Hatiku. Tandai permalink.

20 Balasan ke Ayo, merenung sejenak lewat gambar…

  1. zipoer7 berkata:

    Salam Takzim
    Dengan batu kita dapat menoreh kenangan, batu hanya bisa diam, jadilah batu saat orang ramai bicara kasar.
    Keras batu jangan kau cerminkan dalam sikap, cerminkan batu untuk aqidah walaupun godam menghantam tetaplah kokohkan aqidahmu.
    Salam Takzim Batavusqu

    Suka

  2. Cah Sholihah berkata:

    Aku mau jadi singa aja akh.. hehehe

    Suka

  3. merenung, ya dalam keseharianku bisa dikatakan aku sering merenung. merenung terhadap hal yang telah terjadi (lalu) atau bahkan merenung untuk hari esok (planning).

    merenung dan merenungi masa lalu membuat diri ini bisa lebih merasakan dan mempelajari hal-hal apa yang telah dirasakan diri ini, apakah banyak salah atau baik. dan mungkin sedikit banyaknya dari hasil renungan masa lalu itu dapat dijadikan sebagai acuan untuk melangkah pada hari esok yang penuh intrik.

    #baru maen kesini lagi (doh)

    Suka

  4. alisnaik berkata:

    PEMBUKAAN
    bu guru Meliana
    selamat pagi
    saya datang lagi
    ISI
    gambarnya hebat. hebat. hebaat.
    kalau saya, ingin hidup layaknya awan putih.
    melayang di angkasa.
    aaaahhahahahaha
    PENUTUP
    terima kasih dan mohon maaf๐Ÿ˜ฎ

    Suka

  5. TupaiTambun berkata:

    Itu bentuk batunya aneh ya.. ??
    semoga hati kita tidak kya batu ya mbak.

    Suka

  6. Kakaakin berkata:

    Memang tujuannya hanyalah satu yaitu Allah…

    Tapi, kalo lewat di lorong itu serem juga ya…๐Ÿ™‚

    Suka

  7. bhogey berkata:

    merenung itu perlu.
    tapi jangan keterusan,
    heheheh

    Suka

  8. ocekojiro berkata:

    Fajar yang datang tak selalu sama bagi setiap orang…
    Seandainya aku tahu dimana tombol penghenti waktu,
    mungkin dunia ini tak lagi bisa berputar.

    Suka

    • melianaaryuni berkata:

      Mas…. Fajar itu sama munculnya bagi setiap makhluk di bumi, sekitar pukul 4 dini hari hanya saja banyak yang masih tertidur, tapi banyak pula yang mulai beraktivitas, contohnya para pedagang di pasar. Ternyata dengan bangun di fajar, pedagang itu bisa mengais rezekinya.

      Nah, kalau ada yang namanya Fajar, saya kurang tahu tuh, coba deh mas tanya sama M.Fajar atau Fajaryanti hehehe.

      Jangan hentikan waktu dulu karena kita masih bisa berbuat untuk sesama. Membuat tulisan bersemangat seperti di blognya mas ternyata memberi semangat bagi orang seperti saya.

      Istri dan anak, mas masih ingin melihat suami dan ayahnya tersenyum…..๐Ÿ˜€

      Suka

  9. setitikharapan berkata:

    wuih..bagus-bagus commentnya.
    Melihat fajar berarti masih ada harapan yang membuat kita tetap bisa tersenyum melewati lorong yang gelap. Bersama tekad baik yang kokoh seperti batu. Yang insyaAllah akan berujung kembali kepada Allah.

    Salam kenal

    Suka

    • melianaaryuni berkata:

      Bentar….
      Selamat datang ke blog ini๐Ÿ˜†
      Lalu…
      Makasih atas pujiannya, nah pujian itu juga kembali pada Allah
      Harapan masih ada sebelum selama nyawa masih bertengger di raga
      So……
      Bertekad kuat seperti batu agar kita semua bisa melewati lorong yang gelap

      Belum cukup…
      Oke, saya tunggu kunjungan berikutnya:mrgreen:

      Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s