Bergeraklah…karena ciri hidup itu bergerak !

Sedih sekali meninggalkan mereka sore ini. Ini hari perpisahanku dengan mereka. Kita sudah tidak bisa bertemu untuk beberapa saat yang tidak ditentukan. Baru juga aku mulai akrab dengan kehadiran mereka di Senin sore, eh…semua harus bubar. Aku terkejut mendengarnya 😯 .Alasan yang klise untuk pembubaran itu. Itu anggapanku saja. Mungkin anggapan pembubaran itu masuk akal bagi mereka, tapi bagiku pembubaran itu akan mematikan daya juang mereka yang hendak memperbaiki diri. Pertanyaan retorika, tapi aku tetap bertanya ‘mengapa’ ❓ ❓

Rasa sayang kepada mereka sudah muncul saat aku mengenalnya. Memang masih baru berapa bulan ini, belum juga 2 bulan. Aku jadi bersemangat untuk berbagi ilmu dengan mereka walaupun aku harus pulang malam. Kalau ditanya,” Capek nggak ?” Aku akan menjawab,” Ya, iyalah. Capek”. Semua itu akan hilang ketika melihat wajah-wajah mereka yang bersemangat saat aku bercerita. Komunitas kecil yang dibentuk teman untuk memajukan anak-anak kampung membuat terobosan demi mencerdaskan bangsa. Langkah praktis dan nyata yang diambil teman-teman merupakan wujud kepedulian kepada sesama anak bangsa.

Di ruang berukuran 3×4 itulah aku duduk dan berdiri menyaksikan mereka tersenyum, lari-lari, dan berceloteh. Di ruang itu pula setiap Senin sore aku disambut dengan hangat walaupun hanya kurasakan sekejap. Hanya sebulan lebih aku di tengah mereka. Semangat mereka begitu bergelora. Faishal, Nabila, Sari, Shidqi, Erika, dan beberapa anak lain.

Senin kemarin, aku tidak bisa hadir karena hujan begitu deras dan kondisi tubuh yang tidak memungkinkan. Aku sudah mengatur strategi untuk mereka. Aku akan buat ini, itu….ah semua tidak bisa terpenuhi. Mereka tidak bisa bertemu denganku. Satu kata yang kuungkapkan dengan temanku,
“Ah, sayang sekali dengan semangat-semangat yang masih membara itu. Kelola saja, jangan sampai hilang,” kataku.

Mereka ada disana bukan dari kalangan menengah bawah. Bisa dikatakan taraf penghidupan mereka rendah. Ada yang hanya sampai kelas 2 lalu berhenti sekolah. Ada juga yang tidak pernah mengecap bangku sekolah. Mereka tetap mau datang dan tanpa malu mereka akan bertanya tentang apa saja. Ada rasa gembira sekaligus senang dengan semangat mereka.

Bergeraklah wahai pemuda karena ciri hidup adalah bergerak !

“Mengharap kepada manusia akan kecewa, maka mengharaplah kepada Illahmu…Karena kau tidak akan pernah dikecewakan-Nya.”

Komunitas kecilku…Kapan kita bisa bertemu kembali ? 😥
Ketika kita bertemu, inginku…kalian ada kemajuan yang berarti 😛

Iklan

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Isi Hatiku. Tandai permalink.

16 Balasan ke Bergeraklah…karena ciri hidup itu bergerak !

  1. ruhindo berkata:

    bertemu dan berpisah karena Allah adalah ciri orang yang akan mendapat naungan di yaumul akhir.

    janganlah pernah mengangap mereka kecil karena status sosial…..sesungguhnya pendidikan yang berhasil telah dicontohkan darisebuah gubuk kecil di lereng bukit bernama darul arqom. dari tempat ini telah terbina generasi yang mampu mewarnai 2/3 dunia sampai ribuan tahun….

    laskar pelangi….akan berlari tiada henti….majulah walaupun banyak duri dan kerikil tajam didepan…….tunjukan pada dunia bahwa mereka bisa mekakukan yang terbaik dalam kehidupannya….do the best

    Suka

  2. didta berkata:

    blognya bagus, mampir juga ke blog saya ya teman

    Suka

  3. nila berkata:

    komunitas kecilmu akan tetap di hati walaupun jauh di mata.doamu yg tulus u keberhasilan mrka adlh harta yg tak ternilai dr mu u mrka.

    Suka

  4. Ping balik: Guru; Pahlawan Tanpa Tanda Jasa « Batavusqu

  5. Wandi thok berkata:

    Let’s Go!Blog bu, mari berjuwang lewat blog n salam silaturohim dari wandisukoharjo.com 😆

    Suka

  6. jin kura kura berkata:

    ketika negara jepang di bom aton oleh amerika kaisar langsung bertanya berapa guru yang masih hidup…?

    ketika songoku bisa mengalahkan pikolo semua orang tanya siapa gurunya…?

    ketika presiden meminpin negara….
    ketika profesor tersohor….
    ketika akuntan ahli hitungan….

    siapa yang dulunya meletakkan dasar…?

    tidaklah semua orang hebat tanpa hadirnya seorang guru….dan guru sejati adalah seorang ibu yang mengajarkan kata demi kata hinga seorang anak pandai berbahasa dan mengenal alam sekitarnya….

    kepada para guru…kepada para ibu berikan yang terbaik untuk generasi penerus bangsa ini…..do the best.good luck

    Suka

  7. Batavusqu berkata:

    Salam Takzim
    Selamat hari Guru Bunda, semoga makin sukses dalam ikatan PGRI.
    Alhamdulillah sehat berkat do’a para guru se tanah air
    Salam Takzim Batavusqu

    Suka

  8. alisnaik berkata:

    tetap SEMANGAAATT !!!!!

    yeeaaaaa 😈

    Suka

  9. CHARLOTTEok24 berkata:

    I want to say that an experienced essays online service can be a good assistant on the road of term papers writing. Hence, all people can utilize it anytime they would like to buy essay paper.

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s