Cari Perhatian

Dasar anak-anak….Ada-ada saja ulah yang mereka lakukan di kelas. Sekarang, sepertinya anak kelas 3 SD sudah mulai prapuber, mungkin karena pengaruh program-program televisi. Keadaan seperti itu sangat tidak menyenangkan bagiku. Di kelas IV pun kejadian suka dengan lawan jenis terlihat jelas sampai-sampai harus setiap hari anak-anak harus diingatkan. Si anak laki-laki berbuat ulah sampai anak perempuan menjerit. Bukannya anak perempuan menghindar, malah mengejar. Aku sering kesal melihat tingkah mereka. Menasihati anak memang tidak mudah. Sekali nasihat, hanya bertahan sebentar saja. Selanjutnya, ketika tidak diingatkan, mereka akan melakukan hal tersebut.

Aku punya strategi baru untuk kelasku. Aku menempelkan kertas kosong dengan nama setiap anak di dinding, di depan kelas. Setiap anak akan menuliskan perbuatan yang kurang baik yang dia lakukan selama di sekolah. Hari pertama, anak yang cari perhatian ternyata sudah menuliskan beberapa perbuatan yang kurang baik dilakukan di sekolah.

  • Tunggu cerita strategi di kelasku di postingan berikutnya ya.
  • Jadi ingat dialog interaktif dengan Amir Tengku Ramly kemarin. Dasar perilaku anak berasal dari rumahnya, lingkungan keluarganya. Jika dasar perilakunya sudah benar, insya Allah anak akan bertindak baik di lingkungan mana dia berada.

    Ingat pada seorang anak. Dia berperilaku kurang baik di sekolah/kelas. Usut punya usut, ternyata si anak di rumah sering dimarah bahkan sampai dipukul. Cerita ini adalah cerita yang dituturkan sendiri oleh anak sehingga anak takut kepada ayahnya. Aku kasihan melihatnya sedang dengan ibunya, anak sangat dekat. Pernah dia menangis karena dia takut ibunya marah.
    “Bunda, aku sayang Ibu. Aku nggak ingin Ibu marah,” katanya.
    “Nah, kalau nggak ingin Ibu marah jadi mestinya apa?” Aku balik bertanya.
    “Mau, Ibunya nangis gara-gara masalah ini aja. Ibu udah mikirin kerjaan di rumah, eh…anaknya yang udah di sekolahin mahal-mahal jadi seperti ini.”
    “Nggak sedih ngeliat Ibu nangis gara-gara mikirin anaknya yang suka buat ulah,” lanjutku kembali.

    Si anak duduk di dekat mejaku sambil menangis, tinggal anak-anak yang lain saja yang heran. Biarkan dia merenung sendiri.

    Tentang melianaaryuni

    Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
    Pos ini dipublikasikan di Pernik Sekolah. Tandai permalink.

    Satu Balasan ke Cari Perhatian

    1. Afrianti Takaful berkata:

      Yang namanya anak-anak begitulah ulahnya kalau kurang perhatian dari orang tuanya… Ada-ada saja yang diperbuat meraka agar orang tuanya melihat ke mareka…

      Suka

    Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s