Buah Tangan untuk Materi ‘Pantun’ Anak

Diambil dari Zipoer7

Izin,Pak….
Saya nanti mengajarkan pantun, saya ga edit lagi…Moga bermanfaat bagi anak-anak di sekolah…. πŸ˜†

Sirih junjung sirih pinang
Sirih kami susun bertingkat
Adat dijunjung pusaka dikenang
Bangsa berbudi hidup muafakat

Sirih junjung sirih pinang
Sirih kuning diberi nama
Adat dijunjung pusaka dikenang
Hidup berbudi muafakat bersama

Sirih kuning sirih dara
Sirih tanya berserta cincin
Hidup beradat aman sejahtera
Budaya lama tetap terjamin


Sirih kuning diberi nama
Sirih tanya berserta cincin
Hidup berunding muafakat bersama
Bangsa mulia budaya dijamin

Orang Jawa turun ke dusun
Singgah sejenak di pinggir kota
Kami bawa sirih tersusun
Sudilah sepiak pembuka kata

2

Bumi Melaka begitu mewah
Dagang dan santri menjadi meriah
Banua Keling datang berhebah
Sirih pinang buat persembah

Sultan Iskandar Sultan Melaka
Abad empatbelas kisah bermula
Ole datang bersama bahtera
Adat resam menjadi gempita

Makan sirih di dalam puan
Puan datang dari Deli
Melayu, Cina, Keling juga Pagan
Sirih junjung jadi penyeri

Budaya Melayu terkenal sudah
Istana dan rakyat begitu terserlah
Sejak dahulu adat bersirih tiada gundah
Hingga kini jadi pengkisah

Sirih adat sirih dijunjung
Buat pengubat oleh si Dukun
Semuga ia jadi penyanjung
Kepada rakyat turun temurun

Gadis Acheh berhati gundah
Menanti teruna menghulur tepak
Gula manis sirih menyembah
Adat dijunjung dipinggir tidak

3

Makan sirih berpinang tidak,
Pinang ada di bawah tangga;
Makan sirih mengenyang tidak,
Kerana budi dan bahasa.

Kain bersuji di atas atap,
Sudah dikelim baru dipakai;
Kalau sudi tuanku santap,
Sirihnya kering pinangnya kotai.

Ada sirih ada pinang,
Nanti gambir dengan kapur;
Sudah dipilih sudah dipinang,
Hanya menanti ijab kabul.

Ambil buluh di rumpun jering,
Jering bersanggit dibatang pinang;
Kalau jalak lawan biring,
Belum tentu kalah menang.

Apa guna pokok pinang,
Daun hijau kuning padi;
Apa diingat apa dikenang,
Gunung dikejar takkan lari.

Bangun tidur lalu berenang,
Naik rakit batang pinang;
Habis tali sambung benang,
Kumbang terbang bukan senang.

Hujan reda ribut berdengung,
Tanam pinang di kaki tangga;
Jangan dinda duduk termenung,
Sapu tangan pengganti kanda.

4

Cak royak makan sirih,
Sirih ada dalam padi;
Rupa elok tak payah pilih,
Ikut suka dalam hati.

Dari dulu pinang seribu,
Hingga sekarang pinang sebatang;
Dari dulu pengajar ibu,
Hingga sekarang pengajar datang.

Dari dulu pinang seribu,
Baru sekarang pinang sekati;
Dari dulu ditimang ibu,
Baru sekarang menimbang diri.

Datuk Perdana mengupas upih,
Limau manis dalam cerana;
Saya laksana kertas putih,
Boleh ditulis sebarang warna.

Daun lebat beribu-ribu,
Tindih-menindih batang pinang;
Cari akal dengan tipu,
Tembak seperti peluru petunang.

Hati-hati pinang rasa,
Pinang muda makan pipit;
Sampai hati meninggal saudara,
Tidak mengenang barang sedikit.

Tanam pinang rapat-rapat,
Biar senang puyuh berlari;
Kalau dipinang-pinang tak dapat,
Pujuk-pujuk ku bawa lari.

Iklan

Tentang ummuilma

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

10 Balasan ke Buah Tangan untuk Materi ‘Pantun’ Anak

  1. batavusqu berkata:

    Salam Takzim
    Jadi terharu, gurindam ditata sesuai urutan demi generasi bangsa agar berbudi
    Salam Takzim Batavusqu

    Suka

  2. ikiakukok berkata:

    lanjut!
    ajarkan anak2 kita seni dan budaya. semoga bermanfaat.

    Suka

  3. zipoer7 berkata:

    Salam Takzim
    Selamat Pagi bunda. Mohon maap belum bisa balas email, lagi sibuk bagi-bagi Award persahabatan, nanti ya bunda.
    Salam Takzim Batavusqu

    Suka

  4. Batavusqu berkata:

    Salam Takzim
    Selamat pagi bu guru, kemana aja nih ko ga ada postingan baru, saya kangen nih dengan postingannya yang selalu bermanfaat bagi dunia anak Indonesia..
    Salam Takzim Batavusqu

    Suka

  5. butway berkata:

    terima kasih puisinya. salam kenal ya bu guru.

    Suka

    • melianaaryuni berkata:

      Salam kenal juga, Pak…Itu pantun yang di buat oleh Pak Zipoer7, bukan saya…Saya hanya minta izin ke beliau untuk ditampilin di blog saya karena bisa membantu saya dalam mengajarkan pantun di sekolah…

      πŸ™‚

      Suka

  6. nadya berkata:

    bagus

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s