Buat Emakku

Palembang, 18 Agustus 2009
Kepada :
Emakku Tersayang
Di
Istana Dunia, Rumah Kita

Assalamu’alaikum wr.wb.,
Mak, sayang mungkin Emak akan terkejut dengan kertas yang sekarang ada di tangan Emak karena tak pernah sekali pun Ananda mengungkapkan cinta kasih dan saying Ananda kepada Emak dalam bentuk tulisan. Ananda doakan semoga Emak selalu dalam lindungan dan hidayah Allah sehingga bisa menjalani hidup ini dengan semua kebaikan. Aamiin.

Ananda malu sekali karena sampai saat ini Ananda belum bisa mewujudkan apa yang menjadi harapan Emak. Ananda larut dengan semua aktivitas Ananda sehingga Ananda lupa dengan hak yang mesti Ananda berikan kepada Emak.

Dulu ketika Ananda kuliah, Ananda sibuk dengan perkuliahan. Kegiatan rumah jarang Ananda lakoni. Kadang Emak yang mencuci baju Ananda sehingga setelah pulang kuliah Ananda bisa bersantai. Emak tidak pernah mengeluh melakukan semuanya padahal kegiatan rumah saya sudah banyak untuk dikerjakan. Ananda merasa bersalah, tapi Ananda tidak tahu harus membayarnya dengan apa.

Kalau Ananda melihat ke belakang, Ananda belum pernah menyenangkan hati Emak. Ananda merasa bahwa mencuci piring mungkin bisa menyenangkan hati Emak, maka Ananda mencoba untuk melakukannya. Ananda lupa bahwa selama hidup Emak, Emak mampu menyenangkan Ananda dengan membuat Ananda tersenyum. Ananda senang sekali ketika Emak pulang dari sekolah dan membawa makanan yang Ananda pesan sebelum Emak pergi mengajar. Ananda langsung mengambil makanan itu dan Emak akan tersenyum melihat Ananda yang buru-buru membuka kantong belanjaan.

Mak, Ananda ingin setiap hari Emak bisa bahagia, tidak terburu-buru bekerja lagi untuk mencukupkan kebutuhan harian keluarga kita. Ananda tidak ingin melihat Emak menarik napas panjang karena capek berjalan dari sekolah tempat Emak mengajar hingga rumah kita. Ananda ingin Emak beristirahat, menjaga kebun, merawat tanaman, tetapi sepertinya Emak belum bisa melaksanakannya karena kata Emak tanggung jawab Emak masih ada di sekolah.

Sudah cukup rasanya kami menyusahkan Emak, Ananda ingin membahagiakan Emak dengan segenap kemampuan Ananda. Ananda akan sedih jika Emak sedih. Ananda tidak mau Emak terluka dan jika bersedih, Ananda ingin Emak tahu bahwa Ananda menyayangi Emak dengan segenap rasa sayang yang mungkin tidak bisa disetarakan dengan rasa sayang Emak kepada Ananda dari kecil hingga sekarang.

Ananda berharap Emak selalu menjadi Emak yang hebat di mata anak-anak. Ananda juga berharap bisa menjadi anak yang bisa membanggakan Emak dan keluarga kita. Emak. Allah memang sayang kepada Ananda karena telah memberikan orang tua seperti Emak dan Papa. Semoga Allah memberkahi kehidupan kita ya,Mak. Aamiin.
Wassalamu’alaikum wr.wb.

Peluk sayang dari Ananda,

Meli

Diikutsertakan dalam :

http://idana.blogdetik.com/2010/01/31/berbagi-cinta/

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Isi Hatiku. Tandai permalink.

15 Balasan ke Buat Emakku

  1. addiehf berkata:

    seandainya saja saya mempunyai banyak kesempatan untuk bisa mengarungi hidup ini dengan ibuku, seaidainya saja kejadian itu tak terjadi, maka mungkin saya akan mempunyai banyak kesempatan berbagi dan mengasihi dengan ibu, maafkan aku ibu karena diri ini belum bisa berjumpa dan saling mengasihi😦

    Suka

    • melianaaryuni berkata:

      Mbak Meliana merespon :
      Addiehf mbak jd sedih juga baca komennya….Insya Allah walau tidak bisa lagi berjumpa dgn ibu dan mengasihi belian di dunia, dgn berbuat amal kebaikan…Addiehf bs bertemu lagi dalam kesenangan yg abadi dengan ibu kelak. Aamiin ya Allah….Kabulkan doa anak yang sholeh ini….

      Suka

  2. Ping balik: Suara lewat surat… « Pribadi Untuk Semua

  3. alisnaik berkata:

    wuaaa
    saya jadi ikut larut mengharu biru begini.
    bahasa jawanya, “mbrebes mili”

    emak oh emak.

    selamat ya, Bu Guru,
    atas apresiasi yang diberikan oleh surat kabar Palembang😮

    Suka

  4. idana berkata:

    *nyeka air mata*

    tulisan ini membuat aku merenung kembali..belum ada satupun hal yang aku kerjakan,yang mampu membuat ibuku bahagia…maafkan aku ibu

    Suka

  5. gerhanacoklat berkata:

    emak sangat bangga padamu nak😀
    terima kasih sudah ikutan acara berbagi cinta

    Suka

  6. zipoer7 berkata:

    Salam Takzim
    Semoga sukses dengan Emak dan mbak Julie ya
    Salam Takzim Batavusqu

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s