Renungan pagi ini

QS. At Taubah : 75

” Dan di antara mereka ada orang yang telah berjanji kepada Allah, “Sesungguhnya jika Allah memberikan sebagian dari karunia-Nya kepada kami niscaya kami akan bersedekah dan niscaya kami termasuk orang-orang yang sholeh.”

QS. At Taubah : 76

“Ketika Allah memberikan sebagian dari karunia-Nya, mereka menjadi kiki dan berpaling, dan selalu menentang (kebenaran).”

QS. At Taubah : 77

” Maka Allah menanamkan kemunafikan di dalam hati mereka sampai pada waktu mereka menemui-Nya karena mereka telah mengingkari janji yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan (juga) karena mereka selalu berdusta.”

QS. At Taubah : 78

” Tidakkah mereka mengetahui rahasia dan bisikan mereka dan bahwa Allah mengetahui segala yang gaib.”

 

Dua ayat Al Qur’an itu mengingatkanku tentang …

Kadang seenaknya kita berjanji sama Allah, klo aku ini…itu…aku mau…

Bener, ketika kita sedang dalam kesulitan perjanjian dengan Allah kadang kita jalankan, namun setelah semua kesulitan yang kita alami hilang, kita melupakan janji itu…seolah-olah kita tidak pernah berjanji. Memang hanya hati kita yang tahu, apakah Allah tidak mendengar bisikan hati kita…ooooo teganya….Namun bisa jadi kita sering melakukannya.

 

Ada kasus di tengah masyarakat kita, karena seringnya berjanji mereka dengan mudahnya mengumbar janji, bukan saja dengan Allah, dengan sesama manusia saja mereka lakukan sampai rela memakai kata ‘sumpah pocong’ untuk membenarkan hal yg sebenarnya tidak benar.

 

Naudzubillah….semoga kita termasuk orang yang bisa menepati janji dengan manusia apalagi dengan Allah Pencipta diri kita…aamiiin ya Rabb

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Nilai2 Islami. Tandai permalink.

2 Balasan ke Renungan pagi ini

  1. addiehf berkata:

    kalo diibaratkan lagi, misalnya; banyak orang yang suka bilang (ato malah sudah menjadi kebiasaannya) Demi Alloh namun malah kok diri ini (saia) malah ga akan simpatik dengan orang itu, karena dengan pengalaman hidup ini rata-ratanya (terutama yang ada disekelilingku) orang yang suka bilang itu malah jauh sekali antara ucapan dan tindakannya (doh) –janganlah saia sampai sepeti itu

    (thinking) nyambung ngga seeh dengan postingannya😀

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s