Klepto Aneh ?

Seorang gadis kecil berlari dengan kaki berbentuk O dari sebuah toko mainan. Larinya tidak begitu cepat, namun dia berusaha untuk berlari menjauhi kerumunan orang yang berteriak di sekitarnya. Orang berteriak maling. Gadis itu tahu bahwa teriakan itu ditujukan untuk dirinya. Ya, dia berhasil mengelabuhi mata para pengunjung termasuk dua orang satpam yang bertugas pada hari itu. Sang gadis tidak peduli dengan teriakan orang, yang dia pedulikan adalah dia harus berhasil keluar dan tidak mendengar lagi teriakan itu. Aku mengikutinya dari belakang.

 

Gadis itu berlari,jauh dan semakin jauh. Dia melewati jalan besar, lalu gang-gang sempit, dan akhirnya sampailah dia di ujung gang yang bentuknya semakin keujung semakin sempit dan buntu. Gang itu adalah dang buntu. Dia sekarang berada disana dengan napas tersengal-sengal dia duduk di atas tumpukan kardus yang menutupi gubuk reot. Gubuk reot dan nyaris tak terlihat gubuk itu persis seperti yang pernah kita lihat di kawasan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah di dekat rumahku. Kondisi gubuk itu tidak bisa dikatakan nyaman, tapi sang gadis berusaha mengatur napasnya dan menghirup udara yang aku rasa segar untuk dihisap. Gadis itu menikmati kebebasannya. Dia mengurut dada dan berujar, “Untunglah tidak ketahuan,” katanya.

 

Aku rasa usianya tidak lebih dari 11 tahun. Tingginya tidak setinggi kebanyakan anak usia 11 tahun, mungkin karena kondisi kakinya yang berbentuk O itu. Dia terlihat lesu dan berdiri memasuki gubuk itu. Dia buka kardus yang menutupi gubuk itu. Dia singkap semua kardus sehingga terlihatlah gelap dari dalam. Tidak ada penerangan yang terlihat dari dalam gubuk itu, yang ada hanya gelap.

 

Aku menunggu beberapa saat apakah gadis itu keluar atau tetap di dalam. Beberapa menit aku menunggu, namun sang gadis tidak juga keluar. Aku penasaran dengan apa yang dia lakukan di dalam gubuk itu. Aku mengendap-endap memasuki gubuk itu dan aku tidak bertemu dengan sang gadis. Sampai di ujung gubuk, aku melihat seberkas cahaya, mungkin cahaya yang berasal dari lilin. Aku ingin melihat dari dekat cahaya apakah yang aku lihat tadi. Apakah gadis itu yang membuat cahaya itu. Cahaya itu belum aku temukan sampai aku melihat ke bawah di ujung gubuk. Ya, cahaya yang aku lihat barusan berasal dari bawah. Aku mendengar suara sang gadis memuja-muja sesuatu.
’Duh, bagusnya. Aku berhasil mengumpulkan banyak barang hari ini,”katanya. Aku diam dalam gelap. Gadis itu tidak menyadari keberadaanku. Gadis itu terlalu asyik dengan barang yang dia ambil dari toko mainan tadi.

 

Bersambung….to be continue….

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Nilai2 Islami. Tandai permalink.

4 Balasan ke Klepto Aneh ?

  1. Nur Haura berkata:

    Hebat!!!!!!!!!1
    siapa yang ngarang?????????????

    Suka

  2. indonesia berkata:

    kelepto memang sangat bermasalah banget..dan merugikan orang banyak..kalo di antara teman kita mempunyai penyakit seperti itu wah..pasti bangkrut orang seperti itu harus di jauhin kalo enggak cape deh..

    Suka

    • melianaaryuni berkata:

      Meliana merespon:
      Iya sih, tp org yg kayak gitu kan karena faktor dari dlm diri org luar dirinya…Bisa kok, itu bs diubah tp butuh waktu an treatmen dr ahli untuk menanggani masalah tersebut . Tq dah berkunjung

      Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s