Sinopsis : Sandiwara Langit

Ada buku bagus nih untuk dibaca…. Judulnya Sandiwara Langit, pengarang buku Sutra Ungu….

 

Image and video hosting by TinyPic

Pemain utamanya bernama Rizqaan dan Halimah. Rizqaan seorang pemuda yang baru lulus SMA, yang ingin segera mengenapkan diinnya. Dia meminta Ustad untuk mencari pasangan hidup. Dengan kemampuan seadanya, akhirnya dia mendapatkan calon pendamping hidupnya.

 

Setelah bertemu dengan orang tua Halimah, Rizqaan boleh menikahi Halimah dengan syarat harus bisa menghidupi Halimah dengan penghidupan yang layak dalam 10 tahun, kalau tidak maka Rizqaan harus diceraikan.

 

Kehidupan rumah tangga pun berlangsung, namun kehidupan mereka belum dikatakan layak sampai 10 tahun dan mereka telah mendapatkan anak yang bernama Nabhaan.

 

10 tahun telah habis, waktu telah ditentukan. Usaha yang dirintis Rizqaan kandas karena pabrik dan rumahnya terbakar. Melihat kejadian itu, kedua orang tua Halimah datang ke rumah Rizqaan dan menyatakan Rizqaan untuk menceraikan Halimah. Talak 2 pun dilaksanakan. Mereka cerai. Setelahnya, Rizqaan berusaha bangkit dan akhirnya berhasil. Rizqaan datang ke rumah orang tua Halimah dan siap untuk menikahi kembali Halimah. Setelah melihat keberhasilan Rizqaan, orang tua Halimah menikahi mereka kembali. Pada saat itu orang tua Halimah dan Halimah telah mengetahui Halimah menderita sakit leukimia, tapi Rizqaan telah menerima Halimah dengan sepenuh hati.

 

Beberapa bulan pernikahan mereka, Halimah sakit dan ternyata sakitnya bertambah parah . Hal itulahyang menyebabkan Halimah meninggal dan orang tuanya menyesal dengan segala tindakan yang dilakukan mereka terhadap kehidupan penikahan anak mereka. Rizqaan baru tahu bahwa yang membakar pabrik dan rumahnya adalah kakak iparnya sendiri, yang akhirnya menyebabkan kakak iparnya dimasukkan ke penjara.

 

Setelah kakak iparnya keluar dari penjara, kakak iparnya meminta maaf karena tak sengaja membakar rumah Rizqaan dan Rizqaan pun memaafkannya.

 

Buku ini mungkin karya yang sama seperti novel nonfiksi, yang sarat dengan nilai-nilai agama dan perenungan. Silahkan baca, bagus lho.

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Nilai2 Islami, Pernik Sekolah, Resensi. Tandai permalink.

10 Balasan ke Sinopsis : Sandiwara Langit

  1. hooo… novel baru yah??

    salam…

    Meliana merespon :
    Iya, baru keluar Maret ini. Silahkan baca ya. Novelnya penuh keharuan dan memikat hati, Insya Allah

    Suka

  2. pipin berkata:

    subhanalLah…ky na mengharukan sekali…
    walaupun q bLm bc..,
    kmRn” caRi d gRamed gda..,dah abizZ.., T,T

    ty cari d tk0 bku laen deh…do’akn yapH.., mga ktmU… ^^

    Meliana merespon:
    Iya, kisahnya mengharukan, yang ngebaca mung1kin menangis seperti saya waktu itu… Iya, bukunya itu adalah sampel dari majalah kartini, lumayan tebal, lebih dari 100 halaman. Pengen sih pinjemin, tapi saya juga pinjem sama siswa….

    Suka

  3. ayu ramadhani berkata:

    that good book, aku belum baca siy baru baca sinopsisnya tp dr sinopsisnya dah ketahuan kl buku ini bagus bngt kayaknya. coz critanya mirip dengan crita hidup saya hehehee..
    jd pengen bngt baca buku sandiwara langit tp blm sempet beli hiks3

    Suka

  4. shofiyah berkata:

    Buku sandiwara langit, bs tdk dikatakan sebuah novel ????

    Suka

  5. prastie berkata:

    stlha aq baca sinopsisnya critanya sungguh membawa inspirasi bt aq mdhan2 d zman skg msh pemuda sperti itu dan sosok halimah yang….

    Suka

  6. melianaaryuni berkata:

    Insya Allah masih ada, Pras….

    Suka

  7. mey berkata:

    subhanaullah……bukunya sangat menyentuh hati…..
    siapa yang baca novel sandiwara langit….gk mngkin gk nangis……

    Suka

  8. Hani berkata:

    beli di mana? harga berapa?? mauuu😥

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s