Wanita dan Kesehatan Reproduksi

Ada sebuah pertanyaan bagus yang dilontarkan oleh teman saya. Saya tidak begitu mengerti soal tersebut sehingga saya pun bertanya kepada orang yang saya anggap mengerti dan bisa menjawab pertanyaan itu. “ Ada nggak hubungan kesehatan reproduksi ditinjau dari aspek psikologis ?” Itulah pertanyaan yang dilontarkan teman saya itu. Saya yakin bahwa memang ada hubungan antara kesehatan reproduksi wanita dengan psikologisnya. Karena saya ragu dengan apa yang saya katakana itu, maka saya memberanikan diri bertanya kepada ahlinya. Kesehatan reproduksi sebenarnya bukan hanya menjadi masalah bagi wanita, laki-laki pun akan mengalami gangguan psikologis jika kesehatan reproduksinya terganggu. Kata reproduksi akan terarah ke segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan perkembangbiakan. Dalam hal ini yang akan ditinjau adalah sejauhmana seorang wanita mengalami masalah psikologis di masa reproduksinya. Reproduksi pada wanita dimulai saat masa menstruasi. Setiap wanita yang normal dan sehat pasti mengalami menstruasi. Pada masa menstruasi inilah terjadinya perubahan hormonal. Hormon akan memicu seorang wanita terlihat/tampil lebih emosional. Ada yang cenderung lebih defensif (menutup diri) dan ada pula yang agresif (marah). Kondisi ini kadang tidak disadari oleh wanita sehingga hubungannya dengan orang lain pun menjadi terganggu. Jika sebelum produksi hormon endrogen meningkat, wanita tersebut akan terlihat stabil, maka ketika menstruasi emosinya mudah sekali meledak. Ada juga wanita yang menyadari bahwa emosi yang meledak-ledak ketika menstruasi adalah efek yang terjadi secara normal sehingga menyikapinya dengan bijak. Mereka akan menetralisir agar efek emosi itu tidak berdampak negatif dalam pergaulannya. Emosi pada saat wanita mengalami siklus menstruasi biasanya juga berupa sikap yang mudah merajuk, murung, mudah menangis, sedih, dan mudah marah. Jika Anda mempunyai seorang teman yang sedang emosi saat menstruasi, maka maklumi keadaan tersebut karena hal itu bias terjadi pada wanita yang normal. Jangan langsung menghakimi bahwa dia emodional.

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Serbi Sehat. Tandai permalink.

6 Balasan ke Wanita dan Kesehatan Reproduksi

  1. Dwi berkata:

    nice artikel..
    btw, bagi yg punya masalah menstruasi, ada solusinya nih
    klik aja http://www.avail-pro.blogspot.com

    Suka

  2. endang nurwati berkata:

    tolong dong saya punya tugas tentang kespro yaitu pemantauan kespro wanita sepanjang daur kehidupan,,dan yg di kaji,1. aspek yg dikaji pada setiap tahap..2.indikator pemantauan kespro wanita..saya minta tolong hari ini juga dibalas,,sangat pentiiiiiiiiiiing.oke,thank u

    Maaf Mbak, saya nggak bisa bantu

    😦

    Suka

  3. calara berkata:

    GANGGUAN PSIKOLOGI pada MASA REPRODUKSI SAAT MENSTRUASI

    Suka

  4. Ferina Dextora berkata:

    bisa saya tau emailnya? saya mau bertanya lewat email

    Suka

  5. terimakasih infonya bermanfaat…ternyata psikologi wanita berhubungan dengan reproduksi..

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s