365 Hari Perkembangan Bayi

Disadur dari buku 365 Hari Pertama Perkembangan Bayi Sehat.2005

Karya : Theodor Hellbrugge dan J.H. von Wimpften, ed.Jakarta : Pustaka Sinar Harapan.

 

Perkembangan selama kehamilan :

Bila seorang ibu pada waktu kandungannya berumur 36 hari menderita sakit campak, bayi yang dilahirkannya mungkin menderita katarak bawaan. Bila campak itu menyerang si ibu pada umur kandungan 46 hari, maka dapat terjadi kelainan jantung. Campak yang menyerang pada usia ke-62  maka dapat menyebabkan kerusakan pada lat pendengaran bagian dalam (auris interna) yang kemudian akan menyebabkan tuli atau gangguan pendengaran.

 

Musibah yang dibawa oleh obat penenang Contergan bila diminum ibu pada bulan-bulan akhir kehamilan, anak yang lahir tetap sehat. Contergan yang diminum pada umur kandungan 41 dan 44 hari, anak akan lahir tanpa kaki.

 

Masa yang sangat berpengaruh pada bayi adalah ketika bayi berada pada masa embrional (waktu organ tubuh dibentuk), yang berlangsung sampai kira-kira minggu ke-10 dari umur kandungan.

Sebelum akhir bulan ke-3 dari kehamilan, organ-organ anak manusia telah lengkap dibentuk. Masa janin setelah bulan ke-3 kehamilan disebut periode fetal. Pada saat ini, organ-organ akan berkembang lebih lanjut dan akan menjadi lebih besar.

Kira-kira pada minggu ke-28 dari kehamilan, perkembangan sudah demikian jauh dan sehingga berangsur-angsur anak telah dapat hidup sendiri.

 

Bentuk-bentuk dasar perkembangan anak :

  1. Bentuk dasar perkembangan jaringan limfatik, yang berfungsi sebagai penahan infeksi
  2. Pertumbuhan tubuh secara menyeluruh
  3. Perkembangan organ kelamin (kemampuan seksual)
  4. Perkembangan sistem syaraf dari otak

 

Tahap perkembangan yang peka dan menentukan

  1. Dalam perkembangan fungsi-fungsi tubuh (jiwa, mental dan sosial) adalah tahap menentukan dalam perkembangan.
  2. Anak-anak yang terganggu pendengarannya bisa diperbaiki dan dilatih pendengarannya dengan bantuan alat dengar serta latihan Baby Audiometrie. Kesempatan ini hanya berlaku pada tahun-tahun pertama masa kanak-kanak, sampai usia 4 tahun
  3. Pendidikan berbicara pada masa kanak-kanak mempengaruhi keseluruhan kepribadiannya, jiwa, dan kecerdasan anak.
  4. Pada minggu pertama setiap harinya bayi memerlukan 6 kali waktu makan, 5 kali, dan 4 kali sehari. Di pusat perawatan penyakit anak di Munchen, ternyata bayi yang tidak mempunyai tokoh ibu secara tetap untuk waktu yang cukup lama akan mengalami kemunduran, terutama dalam perkembangan berbicara dan sosial.
  5. Tahap peka perkembangan sosial anak adalah umur 3 tahun. Jika pada tahap initidak atau kurang ada hubungan antarmanusia melalui tokoh ibu, maka gangguan perilaku bermain dan sosial sulit untuk diperbaiki.
  6. Persyaratan perkembangan sosial yang menentukan bagi anak-anak adalah adanya orang yang sama dan tetap, yang siap selama 5 sampai 6 jam sehari mencurahkan perhatian pada anak secara intensif dan juga adanya lingkungan yang tetap dan tidak berubah.
  7. Pada tahun pertama kehidupan anak, setiap pergantian orang yang mengasuhnya berarti suatu perusakan (perkembangan sosial, bicara, perilaku berprestasi).

 

 

KETERAMPILAN-KETERAMPILAN BAYI PADA BULAN TERTENTU DAN PERILAKUNYA PADA TAHAP TERSEBUT

A. Bayi yang Baru Lahir

1. Merangkak ; sikap bagian tubuh yang melengkung, mulai dari jari sampai tumit seluruh bagian badan, dan kepalanya menoleh ke samping

2.  Gerak reflek pada merayap

Bayi sehat akan menggerak-gerakkan kakinya. Bila ditelentangkan, ia berganti merentangkan kakinya dan menarik tangan ke dekat mukanya. Bila telapak kakinya ditekan, ia akan menggeserkan badannya ke depan apabila dia ditelungkupkan pada alas. Bebrapa saat dia akan mengangkat kepalanya, lalu berusaha keras menoleh ke sisi lain.

3. Duduk ; kepalanya terletak di samping

4. Berjalan ; ada reflek menarik jika tersentuh telapak kakinya Kakinya akan merentang (memegang) dan sebelah lagi melengkung.

5. Memagang ; reflek jika jika telapak tangan tersentuh sesuatu, ibu jari akan mengepal dan mengenggam tangkapannya beberapa saat.

6. Persepsi ; Bayi mengerutkan dahinya, mengejapkan matanya, dan menunjukkan gerakan kaget dengan merentangkan lengan atau malah menangis.

7. Perilaku  sosial ; saat menyusui adalah pengalaman positif tentang adanya hubungan dengan orang lain

8. Perkembangan berbicara dimulai dengan menangis keras-keras terhadap pengalaman yang tidak menyenangkan.

 

B. Bulan ke-1

1. Kepala diangkat sebentar, paling sedikit 3 detik dalam sikap datar dan miring (menghadap ke samping).

2. Duduk ; kepala terkulai untuk menahan berat, mengangkat kepala yang tertunduk selama 1 atau 2 detik. Latihan seperti ini tidak boleh dibiasakan karena membuat anak sulit bernapas.

3. Berjalan ; jika anak kita tegakkan dan pegang , kedua kakinya akan reflek menegang sehingga kepalanya tegak sebentar.

4. Memegang ; kedua tangan masih selalu dalam keadaan mengepal.

5. Persepsi ; jika diletakkan kliningan merah di depan anak, kira-kira 20 cm, dia akan menatap kliningan itu.

6. Perilaku sosial ; pada masa menyusui, anak merasakan perlindungan dan kasih sayang dari ibu. Anak akan merasa tenang jika digendong ibunya.

7. Menangis ; sudah ada perbandingan suara tangis lapar atau kesakitan.

 

C. Bulan Ke-2

1. Anak bisa mengangkat kepalanya dan menahannya selama 10 detik, membentuk sudut 45 derajat.

2. Saat duduk, bayi bisa menegakkan kepalanya sekurang-kurangnya 5 menit dengan mengatur keseimbangan.

3. Masa peralihan sehingga reflek pada kedua kaki dan gerakan melangkah menghilang.

4. Sikap melengkung pada seluruh tubuh  bayi berkurang, kepalan tangan semakin terbuka.

5. Persepsi ; Reaksi terhadap bunyi dan suara semakin meningkat

6. Senyuman pertama merupakan hubungan timbal balik antara ibu-anak.

7. Bayi mengeluarkan suara ’a’ dan ’e’, kadang diseliingin tambahan ’h’ (’ehe’ atau ’he’). Dilakukan bayi saat dia berbaring pada waktu sebelum tidur dan sesudah bangun.

 

D. Bulan Ke-3

1. Kepala sudah bisa diangkat selama paling sedikit 1 menit, muka dengan alas membentuk 90 derajat.

2. Kepala tidak lagi segera terkulai ke belakang, tetapi turut diangkat sebentar, sekurang-kurangnya pada waktu permulaan ditarik.

3. Pada akhir 3 bulan pertama, bayi dapat menegakkan kepala paling sedikit selama 30 detik bila dia sudah didudukkan. Punggungnya melengkung karena belum bisa meluruskannya sewaktu duduk.

4. Bila kita mengangkat sambil berdiri, dia berusaha meluruskan kedua kaki dan mengencangkannya.

5. Jika diberi kliningan, dia akan memegangnya dan segera digenggam. Ia berusaha agar mainan itu menjadi miliknya.

6. Jika kliningan digerakkan, bola matanya akan mengikuti gerakan tersebut.

7. Bayi akan terenyum kepada objek yang berbentuk seperti manusia meskipun itu asing baginya.

8. Akhir bulan ke-3, bayi mengeluarkan bunyi ’r’ yang berurutan, seperti orang berkumur. Dia juga akan mengeluarkan bunyi ’e-khe’, ek-khe’, ’e-rhe’, bila dia dibaringkan atau sedang berlega hati.

E. Bulan Ke-4

1. Anak meninggalkan sikap bertopang pada lengan bawah, kepala, rongga dada, dan kedua lengan diangkat ke atas dan kedua kakinya terjulur lurus ke belakang, bahu ditarik ke belakang, kedua lengan ditengkukkan  dan telapak tangan terbuka.

2. Anak turut mengangkat kepala jika didudukkan.

3. Menahan kepala tetap tegak  meskipun badan dimiringkN

4. Anak bermain dengan kedua tangannya, anak dapat mencapai garis tengah tubuh dengan kedua tangannya.

5. Memasukkan mainan ke mulut, dimulai dengan meraba dengan tangan dan mulut. Anak gemar memperhatikan benda yang dipegangnya.

6. Anak semakin sering tersenyum dan tertawa. Senyum pergaulan atau senyum sosial.

7. Anak sering bergumam, dengan suara yang keluar ’w’ atau’ f’, tetapi juga mirip ’s’ atau ’th’.

 

F. Bulan Ke-5

1.  Anak menggulingkan badannya dari telungkup hingga terlentang

2. Kepala menunduk ke depan sehingga dagu hampir menyentuh dadakedua lengan dan kaki menekuk ketika ditarik untuk didudukkan.

3. Kemampuan bertumpu dengan kedua kaki semakin berkembang. Pada usia ini, cukuplah kalau anak kita pegang dengan lembut pada ketiaknya. Biasanya anak berdiri di atas ujung jari kakinya.

4. Bila diletakkan mainan, anak akan mengoceh  gembira saat melihat benda itu dan mengerakkan tangannya untuk menyentuh benda tersebut.

5. Antara bulan ke-4 dan ke-6, kulit tidak lagi memerankan peranan utama dalam pengamatan. Benda-benda optis yang bergerak dapat mempesona bayi selama beberapa menit tanpa melelahkan otot matanya.

6. Bayi mulai dapat memahami air muka dan nada suara ibunya bila berbicara.

7. Anak tidak bertambah keterampilannya dalanm mengucapkan suatu kata.

 

G. Bulan Ke-6

1. Anak bertopang dengan lengan yang ditegakkan,agak lama. Tangan sudah tidak mengepal lagi. Berat badan bertumpu pada perut dan lengan. Bila ia ingin menjangkau sesuatu di depannya, ia merentangkan tangannya untuk mencapainya dengan membuat gerakan berenang, tetapi belum bergerak maju.

2. Kebanyakkan bayi senang jika ditarik untuk didudukkan. Bila orang tua memgang tangan si bayi, ia akan segera mengenggamnya erat. Dia sudah bisa mengatur sikap kepalanya jika didudukkan.

3. Anak akan menjangkau mainan yang ada  dengan tepat dengan satu tangan.

4. Anak bisa memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang lain.

5. Bayi sudah memiliki pendengaran dan perhatian yang tajam, sehingga suara gemerisik pun akan membuat anak menoleh ke arah suara itu.

6. Anak membedakan orang yang dikenal (tersenyum)dan tidak dikenalnya.

7. Anak merangkaikan sukunkata yang sama berturut-turut, misal ’da-da-da’. Kadang bunyi suku kata yang sama dan berirama.

 

H. Bulan Ke-7

1. Anak membalikkan badan dari terlentang hingga telungkup

2. Bila anak dibaringkan, dia suka memegang dan memainkan kakinya.

3. Bila dipegang oleh orang dewasa pada ketiaknya, ia lalu jongkok dan mendorong tubuhnya dengan mengencangkan pinggul, lutut, dan sendi paha hingga berdiri (gerak melonjak).

4. Anak mampu memegang  benda dengan tepat pada kedua tangannya dan membolak-balikkan benda itu.

5. Anak akan mencari benda yang terlepas dari tangannya.

6. Anak suka bermain ’Ciluk-Ba’

7. Anak mengoceh dengan keras dan nada yang berbeda.

 

I. Bulan Ke-8

1. Anak bisa memutar badannya untuk bergerak maju.

2. Anak akan memegang tangan orang tuanya lalubergantung pada jari orang tuanya, ia mengangkat badannya hingga duduk.

3. Bayi sudah dapat duduk sendiri hingga beberapa detik setelah diangkat dan didudukkan.

4. Jika dimiringkan, bayi akan bertopang ke samping pada tangan yang lain.

5. Bayi masih senang melonjak-lonjak

6. Anak sering bermain dengan benda-benda yang di balik dan ditimang-timangnnya dengan kedua tangan.

7. Bertambah besar perhatian anak akan hal-hal yang kecil

8. Anak takut atau menahan diri kepada orang yang tidak dikenalnya.

9. Anak mulai memperhatikan kegiatan orang di sekitar

10. Tertarik dengan bayangannya di cermin dengan tersenyum dan menyapa bayang tersebut.

11. Bayi dapat berbicara dengan perlahan /berbisik.

 

J. Bulan Ke- 9

1. Anak sudah bisa merayap

2. Bayi sudah bisa duduk bebas selama 1 menit, 1/3 tubuh sebelah bawah sudah lurus.

3. Anak akan bertopang ke depan, belakang, atau samping jika tubuhnya didorong saat ia duduk.

4. Berdiri tegak selama beberapa detik

5. Menjatuhkan benda-benda dengan sengaja

6. Tertarik pada bunyi yang perlahan

7. Bayi dapat mengambil benda yang ada dalam wadah, mampu membedakan wadah.

8. Awal bermain’ Petak Umpet’

9. Anak mulai merangkai suku kata yang sama, ”da-da”, ”ba-ba”

 

K. Bulan Ke-10

1. Kemampuan pengamatan bayi berkembang terus, termasuk terhadap hal-hal yang kecil.

2. Bayi lebih seksama memperhatikan orang yang ada di sekitarnya dan berusaha menirukannya.

3. Bayisangat senang jika keinginannya diperkenankan. Ia senang mengulang hal-hal yag membuat dia dipuji.

4. Bayi sudah bisa diajak bercakap-cakap dan menjawab pertanyaan ibu jika ibu bertanya

5. Bayi bisa mengerti apa yang dikatakan orang lain padanya dan mencari benda atau orang yang ditanya padanya.

L. Bulan Ke-11

1. Bayi bisa merangkak dengan 2 kaki

2. Bayi sudah bisa duduk bebas dengan keseimbangan yang mantap

3. Bayi sudah bisa berjalan ke samping dengan berjalan merambat pada perabot rumah tangga.

4. Bayi berjalan bila kedua tangan dipegang

5. Bayi sudaah bisa memegang atau memungut benda yang kecil

6. Bayi bisa mengingat benda da bentuk benda dengan jelas dan mencari benda itu jika disembunyikan

7. Bayi mampu mnarik benda yag diikatkan dengan tali

8. Bayi makan sendiri dengan tangan

9. Bayi minum dari cangkir dengan kedua tangannya

10. Bayi sudah bisa mengerti kata ‘larangan’

11. Bayi bisa mengungkapkan suku kata pertama yang mempunyai arti

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Bedah buku. Tandai permalink.

3 Balasan ke 365 Hari Perkembangan Bayi

  1. dinbakir berkata:

    Artikel yang bagus

    Suka

  2. bayi indigo berkata:

    q tumbuh dan berkembang dengan kasih sayang, bahasa yang sederhana diartikan dengan tepat oleh mama, sungguh dalam penciptaanku ada banyak hikmah….namun banyak yang ngak suka, kemudian q dikubur hidup hidup…kalau q boleh tanya karena apa mereka melakukan itu semua…?

    Padahal Allah telah menjamin kehidupanku didunia …kenapa mereka malu dengan kehadiranku, bukankah keberadaanku tersulam dari dari dua benang cinta mereka ….oh…papa…mama….biarkan q hidup sebagaimana orang orang yang lainnya….

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s