Dia Telah Berubah !

” Bukan temanku yang salah, akulah yang salah. Semua kesalahan berasal dari diriku. Aku tak lagi merasa ada ikatan antara dia–yang kusebut teman–mungkin karena memang sudah nggak ada ikatan di antara kami atau hati-hati kami telah mati sehingga rasa ingin berbagi dengan dia tidak lagi sama seperti dulu. Aku merasa dia semakin jauh dan aku enggan untuk mendekat karena aku tahu hatinya masih belum bisa menerima aku apa adanya….”

Di atas adalah cuplikan kalimat yang terlintas dari mulut temanku ketika dia bercerita hubungannya dengan teman baiknya. Dia merasa ada perubahan yang terjadi di dalam diri temannya sehingga kepekaan hatinya mengatakan bahwa ada yang berubah dari temannya dan itu membuat dirinya merasa bersalah dan terus dihantui rasa bersalah itu.

Temanku tidak ingin menyakiti hati temannya itu sehingga dia tidak pernah bicara tentang kegalauan hatinya. Dia ingin menanyakan kepada temannya itu tentang kegalauannya, tapi dia takut kegalauan itu akan menambah jarak antara dia dengan temannya. Bukannya memperbaiki, tapi memperparah hubungan yang pernah dijalin. Hambar, itulah yang temanku rasakan kepada temannya.

Permusuhan itu tidak menjawab semuanya dan bukan solusi yang tepat untuk permasalahan temanku. Mendiamkannya untuk beberapa waktu sampai dia mau menceritakan permasalahannya? Sampai kapan ? Bertanya langsung sedangkan temanku takut itu hanya perasaannya saja. Menunggu orang yang mau menjadi penengah ? Membuat batas waktu untuk menegurnya ?

Alternarif-alternatif jawaban telah diberikan, hanya pengaplikasiannya !

Iklan

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Artikel Psikologi. Tandai permalink.

2 Balasan ke Dia Telah Berubah !

  1. melianaaryuni berkata:

    Makasih Mas Asaq udah sudi berkunjung ke blog iini…

    Suka

  2. aaa berkata:

    saya bingung sedangkan saya juga saat ini sedang ada di posisi seperti itu , dalam hati menjerit ingin sekali dekat lagi tanpa ada rasa canggung dan enggan tapi apa daya perasaan ini yang selalu menghantui diriku ,,

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s