Begitu Dekatnya dengan…Mati !

Kematian begitu dekat hingga tak adakata yang bisa diungkapkan untuk semuanya. Kemarin, hidup manusia sangat tak berarti. Jasad manusia tidak ada yang bisa memastikan apakah dia akan bertahan ataukan akan berada di sisi Allah. Kemarin, aku melihat kematian begitu dekat sehingga aku tidak mampu mengatakan bahwa jasad yang di depanku itu bisa bertahan untuk melihat dunia ini.

 

Ah, kematian….

Kata-kata itu membuatku merinding. Aku bergindik ketakutan saat melihat wajah sepupuku yang mulai kuning. Suaranya pun hilang sehingga tidak ada komunikasi sedikit pun di antara kami. Malihatnya terbaring lemas di atas ranjang rumah sakit menjadikan pikiranku melayang seakan-akan akulah yang sedang berada di pembaringan itu.

 

Aku elihat nyawa tak begitu berharga lagi. Aku melihat, uang tak ada artinya sama sekali. Aku melihat semua daya upaya dari pihak keluarga tak berguna. Aku melihat semua oksigen, cairan infus tak berarti sama sekali. Ingin aku menangis melihat keadaan lemah sepupuku di pebaringan, tapi air mataku tak mampu keluar, yang aku ucapkan hanya lantunan do’a, dan memang hanya itu yang bisa aku berikan untunya.

 

Darah mulai menyebur keluar dari selang infus, saat yang mengerikan itu terbayang di benakku. Aku tak tahu sebanyak apakah darah yang menyembur itu, tapi hanya kata ‘menyembur’ telah membuatku tak bisa berpikir panjang. Keadaannya sudah menggawat.

 

Oksigen, transfusi darah telah dilakukan sehingga wajah yang semula kuning dan sekujur tubuh tak terlihat merah perlahan mulai memerah dan rona wajah para penunggu yang sembab kini mulai terlihat cerah. Aku pun begitu.

 

Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik…. Semoga Allah memberikan yang terbaik untuk sepupuku yang terbaring di rumah sakit. Aamiin ya Robbal a’lamin.

 

 

Catatan :

Kematian, sakit, musibah tak kan pernah kita harapkan. Ketika hal itu terjadi, maka usaha, do’a, dan tawakal haruslah kita lakukan. Sabar adalah bagian dari semuanya untuk mencapai orang yang diinginkan Allah….

Iklan

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Nilai2 Islami. Tandai permalink.

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s