Khayalanku (1)

Ketika itu aku berdiri melihat langit. Tidak terasa aku sudah naik ke atas langit, naik, dan naik hingga sampai ke langit ke-3. Di sampingnya terdapat rumah yang terbuat dari emas dan berlian . Di samping rumah itu terdapat pohon yang besar, yang buahnya merah dan batangnya kasar. Aku petik buah merah itu. Aku merasakan kasarnya pohon itu. Di depannya terdapat kandang kelinci lalu aku ambil kelincinya. Aku merasakan halusnya bulu kelinci itu dan kuelus dan kutarik kedua telinganya. Aku berlari sampai jauh dari rumah. Aku menemukan sungai yang airnya berwarna kuning seperti madu. Aku pun meminum air yang berasa madu itu. Aku menelusuri sungai itu sampai jauh dari rumah hingga akhirnya aku ingat rumah. Aku tak tahu jalan pulang. Perutku terasa sakit. Hari pun telah malam, aku terus menelusuri sungai itu. Tiba-tiba datanglah seekor hewan. Hewan itu ternyata kancil dewasa.

 

Aku menaikinya. Aku sampai di rumah. Pintu rumah itu terbuka sendiri. Di dalamnya telah tersedia makanan dan pakaian.

 

Catatan :

Ketika setiap anak mengimajinasikan apa yang aku coba arahkan dalam bentuk cerita, ada beberapa anak yang mencoba mencicipi air sungai yang seperti madu dengan cara menjilat mejanya. Ada juga anak yang sengaja menjulurkan lidahnya seolah mereka meminum dan merasakan lezat dan manisnya air sungai madu itu. Ketika aku mengarahkan mengelus kelinci, ada anak yang melayangkan tangannya ke kanan dan ke kiri. Saat aku mengatakan, ” Lalu aku tarik telinganya”, beberapa anak meletakkan tangan ke atas dan seperti menjinjit-jinjit saat kita memegang sesuatu ke atas dengan kedua tangannya. Hewan yang terakhir, dalam khayalan Aini adalah Kancil dewasa itu tidak aku katakan ‘kancil dewasa’, aku hanya berkata ‘hewan’. Ternyata, respon yang timbul bukan hanya kancil, tetapi ada juga yang mengatakan kuda ungu, kuda, kelinci, macan, kupu-kupu, elang, sapi, binatang jinak, kuda, bahkan beruang. Subhanallah, respon yang sangat luaar biasa.

Karya : Aini, siswi Kelas V Utsman bin Affan dan games imagination.

Iklan

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Karya Anak. Tandai permalink.

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s