Rindu

Gerimis masih mengelayuti langit-langit di sekolahku ketika bel masuk telah berbunyi. Aku yang sedari tadi berusaha menyusuri jalan-jalan yang becek menjadi gerah ketika aku melihat seluruh rok bagian bawahku menjadi kuning dan terlihat kotor.  Rasanya paling malas kalau berjalan di keadaan becek seperti ini. Hawa dingin yang mulai menembus jaket hujan membuat bulu kudukku merinding. Aku ingin cepat sampai di sekolah.

Ah, sekolah. Aku merindukannya ! Aku rindu gelak tawa Angga yang suka kebablasan lalu karena tawanya itulah teman-temannya ikutan tertawa. Aku juga merindukan Deo yang dengan pipi chabinya tersenyum atau merenggut jika lagi marah atau kesel. Aku juga merindukan Amu yang suara dan tingkah lakunya seperti anak kecil. Aku merindukan Yudha, yang sok jaim, dewasa, tapi kekanak-kanakan. Aku merindukan Icha yang genit dan sedikit centil. Akumerindukan Utari yang selalu ingin mengatur. Aku merindukan Maryam yang suka ngambek kalau tidak didengarkan apa yang dia katakan. Aku merindukan Dicky yang kalau bicara inginnya menang sendiri dan tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Aku merindukan Ridho yang terlihat pembangkang, tempramen tapi tetap penurut. Aku merindukan Valdy yang suka sedih kalau tersinggung. Aku merindukan Ilham yang selalu tampil sebagai pemimpin di kelas. Aku merindukan Bela dengan semua tingkahnya. Aku merindukan Huria dengan senyum manisnya. Aku merindukan Arum dengan sikap mandirinya. Aku merindukan Salsa yang suka merajuk. Aku merindukan semua siswaku. Aku ingin cepat sampai !

 

Benar kata orang, senakal-nakal atau sebandel-bandelnya siswa pasti ada sisi lebihnya. Masih dengan gerimis akhirnya aku sampai juga di kelas. Bajuku sudah pasti basah, tapi hanya sedikit. Bertemu dengan terkadang membuatku merasa dibutuhkan, mungkin karena itulah aku disini. Bermanfaat bagi orang lain menjadi sesuatu yang diidam-idamkan oleh semua orang, mungkin saja. Bagiku kebermanfaatan itulah yang membuat menjadi….Ah, inilah diriku !

Iklan

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Pernik Sekolah. Tandai permalink.

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s