Awan di Mataku

awan1

Memang betul lho kalau di atas langit ada langit lagi dan seterusnya. Lapisan- lapisan awan yang bergumpal hingga membentuk seperti hamparan laut yang membiru aku temui di atas sana. Gumpalan itu akan membentuk gunung-gunung bahkan apa yang kita dengar dan kita lihat di cerita dongeng bahwa ada ‘negeri di atas awan’  itu adalah ungkapan yang layak untuk keadaan di langit.

Pemandangan itu aku temui baru ketika aku ke Yogyakarta. Aku terpesona dengan apa yang ada di depan mataku. Tak henti-hentinya aku melihat sekelilingku, melihat awan yang berlari-lari mengejar awan yang lain. Ada juga yang mantap sehingga bayangnya tersapu oleh awan tipis yang melingkupi dirinya.

Di atas langit ada langit dan diatasnya ada langit lagi, begitu pun seterusnya. Sampai-sampai aku berpikir bahwa ada kehidupan di atas sana yang tidak bisa aku lihat, tapi aku bertanya kembali manakah batas akhir awan ini ?

Di atas sana aku melihat berbagai penampakan alam yang sebelumnya tidak aku temui di daratan. Aku seperti bercermin di atas langit, transparan, indah terlihat, namun sepi dan hening yang mencekam jiwa. Aku merasa bahwa aku seperti dilihat oleh ‘sesuatu’ yang Maha Dasyat sehingga aku merasa diriku sangat kecil. Ada kekuatan yang Maha Hebat yang aku rasakan, kekuatan itulah yang bisa membuat alam seindah benda yang ada dihadapanku.

Gumpalan awan yang mengeras, berbungkah-bungkah, dan mengitari langit di atas. Sinar terang karena bias matahari membuat awan-awan itu bertambah indah. Sungguh, ada yang mengawasi semua ini sehingga ada awan yang berjalan maju dan ada juga awan yang berjalan mundur,  begitu pun ada yang mantap. Hanya satu kata yang bisa kuucapkan,” Subhanallah….”

Iklan

Tentang ummuilma

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Nilai2 Islami. Tandai permalink.

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s