Nak, Manisnya Dirimu Hari ini,Sayang…

 

Nak…betapa rindu bila tak bertemu denganmu

sungguh sayang bila hari-hariku ku tak bersamamu

Nak, marahkah engkau bila aku memarahimu

Aku pun terkadang tidak mengindahkan permintaanmu

Aku selalu mengacuhkan bila kau bertanya padaku

Nak, betapa sayang Bunda kepadamu

Ingat, Bunda marah bukan karena Bunda nggak sayang

Bunda bahkan sangat sayang pada kalian

Bunda sangat sayang…

Bunda sedih bila hari ini kau bisa makan enak dan berpakaian bagus

tetapi pada hari kebangkitan kelak kau akan memakan makanan busuk dan bernanah

berpakaian air neraka

Bunda sangat sayang kepada kalian

Bunda tak ingin hari ini kalian tertawa renyah

tapi kelak engkau menangis meminta pertolongan

dan pada saat itu Bunda tidak bisa berbuat apapun untuk menolong kalian

Nak…

Betapa nikmat Allah tercurah kepada Bunda

Allah mempercayai Bunda

akan kemanakah Bunda meminta tolong bila nikmat itu tersiakan?

Nak…

Betapa besar tangung jawab Bunda

Sungguh, Bunda merasa, di pundak Bunda ada berton-ton barang berat

Bunda kadang merasa tak sanggup untuk memikulnya

Nak…

Betapa sedih hati Bunda saat apa pun kebaikan yang Bunda sampaikan

belum masuk ke dalam hatimu

Bunda tahu Allah itu melihat proses bukan hasil yang dicapai

Bunda sangat yakin dengan itu

Bunda yakin Allah akan membalas yang setimpal dengan apapun yang kita lakukan.

Bukankah…

Famaiya’mak misqolla zahrahtin khoirah yarrah

wamayyakmal misqolah zahratin syaroyyarah

Maukah kalian membantu Bunda?

Bantu Bunda untuk melakukan kebaikan

Itu sudah cukup bagi Bunda

Bunda tidak meminta materi ataupun balas jasa dari kalian

Karena kalian adalah anak Bunda, permata hati Bunda

Permata itu harus dijaga biar kilaunya tidak cepat pudar.

Nak…sekali lagi…

Bunda sayang kalian…

Moga keberhasilan selalu menyertai kalian, dunia wal akhirat. Aamiin…

19 Sept 2006

Iklan

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Arsip 2006. Tandai permalink.

2 Balasan ke Nak, Manisnya Dirimu Hari ini,Sayang…

  1. NAK GOONET berkata:

    iya bunda, maafkan kami kalau dalam menerima petuahmu terkadang disambi gojeg . q mennyadari beratnya amanah yang bunda sandang, sabarlah bunda setiap sulaman kasihmu akan membawa kemanfaatan.

    bunda…
    lihatlah aku
    seraut wajah yang belum tergores
    menanti indahnya belaian kasih sayangmu

    bunda …
    ajarkan kepadaku kalam illahi
    yang menjadi bekal hidup nanti
    seuntai kata sebait kesabaran akan bermanfaat dihari kemudian

    bunda…
    diluar sana banyak tantangan yang siap membinasakan…
    acara TV mewarnai hari hari kami
    mulai dari spongbob, dora emon, dan sincan
    menjadi teman ketika mama dan papa sibuk bekerja

    bunda…
    berikan mainan yang lucu
    yang bisa membuatku tersenyum selalu
    berhati riang sampai penghujung kehidupan

    bunda….
    mama papa dan para pedagang memberikan mainan yang bahaya untuk ananda
    bonekah, gambar, dan games yang semuanya hampir melangar norma agama

    bunda…
    kalau q boleh meminta
    dekatlah selalu disampingku
    ingatkan ketika lupa, tegurlah ketika salah
    bimbinglah selalu dengan ilmumu
    sabarlah dengan tingkah ku

    bunda…
    semoga kita selalu bersama
    walaupun pada waktunya kita pasti berpisah juga
    namun seberkas harapan kita akan dikumpulkan dihari yang pasti dengan kebahagiaan haqiqi

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s