Arti Malam

Malam baginya seperti malam yang tiada berbintang. Malam baginya tidak bermakna. Malam baginya pun bukan untuk istirahat tubuh. Malam baginya hanya sebagai pelengkap dan temannya siang. Dia yang dulu bertubuh gempal dan bagus kini sudah menunjukan ketuaan padahal usianya baru 25 tahun. Rambutnya terurai tak terurus. Lingkaran matanya terlihat jelas dan tanpa gurat keceriaan. Matanya terlihat masuk ke dalam dan menampakkan kelelahan yang sangat. Maklum sudah lebih dari 4 bulan dia tidak mampu memejamkan matanya. Nyaris saja dia pingsan ketika dia bekerja.

Kerjanya hanya melamun dan melamun. Nyawanya seakan melayang tanpa tahu arah perginya, tapi dengan nyatanya dia bisa bicara walaupun sering salah. Otaknya yang dulunya mampu memikirkan banyak hal kini tak berdaya, bosan dengan kepongahan si empunya. Semua aktivitas dulu yang biasa ia lakukan tak satupun bisa ia kerjakan lagi. Yang tinggal adalah tubuh lemah tak berdaya! Dulu dia ahli matematika kini menjadi orang yang tahu matematika

Malam baginya begitu menakutkan. Malam baginya sangat menyiksa. Malam baginya bukan untuk dinantikan. Tidak seperti orang biasa! Dia menyanyi di ruang kedap suara tanpa lelah dan tahu sudah berapa jam dia menyanyi. Dia menyapu rumah tanpa tahu sudah berapa kali dia menyapu lantai yang sudah bersih. Menguap baginya bukan pertanda kalau dia sedang ngantu dan bersegera untuk tidur. Baginya guap adalah selingan aktivitas yang membuatnya terus terjaga. Semakin banyak dia menguap, maka semakin lama baginya untuk tidak terus tertidur.

“Si, kamu ini kenapa, akhir-akhir ini aku lihat selalu ngelamun dan tak terlihat cerah sedikit pun?” Tanya seorang sahabat dekatnya yang mulai melihat kejangalan dari perilaku sahabatnya itu.

“Nggak apa-apa, aku hanya sedikit lelah, tapi lelahku tak bisa kuhilangkan dengan memejamkan mataku!”

“Apa!”

“Iya, aku sudah 4 bulan ini tidak bisa tidur! Awalnya aku mengira itu akibat dari kebiasaanku yang suka tidur malam, tapi ketika kucoba untuk mengistirahatkan tubuhku, aku malah keasyikkan dengan tidak tidur. Aku malah keranjingan untuk beraktivitas di malam hari padahal aktivitas itu bisa kulakukan di siang hari.” Jelasnya dengan tersedat-sedat plus rona wajah yang tak berdaya!

“MasyaAllah, bukankah tidur itu untuk istirahat bagi tubuh kita. Untuk merefresh otak dan anggota tubuh kita?” Tanyaku sengit.

“Iya, aku tahu, tapi entahlah aku sama sekali tidak tahu apa penyebabnya. Yang aku tahu, aku baru sadar kalau aku tidak bisa tidur setelah 4 bulan terakhir ini berat badanku selalu turun dan itu pun turun dengan drastis!”

“Kamu sudah tanya ke psikolog kenapa kamu bisa seperti sekarang ini? Tanyaku kembali.

“Sudah, tapi kata psikolognya, aku harus merubah kebiasaanku itu dengan cara mencari penyebab mengapa sampai aku tidak bisa tidur. Dengan tahu penyebabnya, maka aku bisa mencari solusi untuk penyakitku itu. Psikolog bilang itulah yang namanya insomnia.”

Beberapa bulan telah berlalu, dia sadar kebiasaannya belum juga hilang dan saat itu tubuhnya semakin renta. Dia hanya bisa berbaring di tempat tidur meratapi nasib diri seolah-olah semua kesalahan dikarenakan dirinya.

“Sekarang aku tahu mengapa aku bisa menjadi seperti ini. Aku yakin semuanya berawal dari kejadian itu….” kalimatnya menggantung dan perlahan mulai menghilang bersamaan dengan hilangnya desahan nafasnya…

Perlahan…….Rabb, ampuni aku dengan segala khilafku……

Iklan

Tentang ummuilma

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Narasi Psikologi. Tandai permalink.

2 Balasan ke Arti Malam

  1. totok subianto berkata:

    Rasul n bersabda:
    ((مَثَلُ الَّذِيْ يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِيْ لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ)).
    Perumpamaan orang yang ingat akan Rabbnya dengan orang yang tidak ingat Rabbnya laksana orang yang hidup dengan orang yang mati. HR. Al-Bukhari dalam Fathul Bari 11/208

    Suka

  2. melianaaryuni berkata:

    Semoga kita semua ditetapkan dlm akhir hidup yang selalu ingat pada Allah…

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s