Boneka Hantu

Suatu hari, seorang anak bernama Rina baru saja membeli mainan di toko mainan, tapi saat di perjalanan pulang, ia tidak sadar bahwa ada 1 mainan yang berjalan mengikutinya. Di rumah, Rina langsung membereskan mainannya. Saat itu ia sadar ada satu boneka yang sepertinya tidak ia beli,” Anek, siapa ya yang membeli ini ? Ah, sudahlah…aku buang saja boneka ini,” katanya. Keesokan harinya, hari Kamis, sepulang dari sekolah, Rina melihat kamarnya berantakan. Selimutnya jatuh ke lanta, pialanya pecah, dan benda kesayangannya, yaitu boneka Laylanya robek. Rina hampir menangis, tapi Rina melihat boneka yang ia buang itu tersenyum kecut di kasurnya. Alangkah marahnya Rina. Rina langsung menelepon Kimi, sahabatnya,” Mungkin Kimi mau merawatnya,” pikir Rina. Ternyata benar, Kimi datang ke rumah Rina. Rina langsung memberi boneka itu kepada Kimi,” Boneka ini sebenarnya cantik, Rin, tapi kamu saja yang tidak merawatnya,” kata Kimi. Kimi menyisir boneka itu, membersihkannya dan membelikannya baju.

Malamnya, ayah dan ibu Kimi pergi menghadiri undangan. Bu Sumi, pembantunya pulang kampung, sedangkan Kimi tertidur. Tiba-tiba, ada dua orang perampok yang masuk lewat jendela. Perampok itu mengira tidak ada orang di rumah Kimi. Tiba-tiba….Tap….tap….tap….terdengar langkah kaki. Perampok itu langsung kabur. Ternyata, langkah kaki itu adalah lagkah kaki boneka. Mungkin itu adalah balas budi si boneka untuk Kimi yang telah menyayangi dan merawatnya.

Karya : Dita, Siswi Kelas IV Ali bin Abi Thalib SDIT

AL FURQON PALEMBANG

Iklan

Tentang ummuilma

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Pos ini dipublikasikan di Karya Anak. Tandai permalink.

3 Balasan ke Boneka Hantu

  1. eka aprilia susanti berkata:

    assalamualaikum
    akumau tanya apakah ini kisah nyata atau hanya
    karangan,cause kayaknya seru banget!!! oh ya
    salam kenal dari aku, mungkin kita bisa jadi
    temen email iya gak sich,dari kota mana kamu
    kalau aku situbondo(kota santri). udah dulu yach
    makasih.
    wassalam

    Merespon tulisan Eka :
    Assalamu’alaikum wr.wb.,
    Eka dari SituBondo ya, kalau saya dari Palembang, kota empek-empek…. Eka santri ya ? Pastinya, santri yang suka baca kan ? Sk tahu ya, feeling sih….
    Kisah itu bukan kisah nyata, hanya fiktif belaka. Yang nulis masih kelas V SD, dulu anaknya di Palembang, tapi sekarang udah pindah di Bandung, ikut ayahnya tugas, namanya Dita…. Boleh koq , Eka boleh kirim email ke saya di sumayyah_azzahra@yahoo.com. Di tunggu emailnya ya….Salam kenal

    Suka

  2. mpe berkata:

    hello apa cerita ini nyata…….. hahahahahahahhaah

    Suka

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s