Sharing yuk…

Disini teman-teman bisa berbagi pengalaman tentang dunia pendidikan dan lain sebagainya. Nanti kita cari solusinya sama-sama. Saya senang berbagi….

Caranya :
Tulis permasalahanmu di bagian ‘Kontak Saya’ atau via email saya
Tulis juga nama panggilan dan emailmu…

Insya Allah kita cari solusinya bersama teman-teman yang lain….

Teman-teman, hari ini ada seorang teman kita yang ingin menyampaikan kegalauan hatinya :

1.) “Aku sudah menjalani proses ta’aruf dengan seseorang.Istikhorah telah aku lakukan, tapi hatiku menolak untuk melanjutkan proses itu padahal dia sudah silaturrahim ke rumah. Aku merasa aku harus mengakhiri proses, kalau aku lakukan…aku akan menyakiti banyak orang. Apa yang harus aku lakukan teman ???” Apakah ciri istikhorah kita berhasil ? Makasih masukannya ya ????
(Uswah)

Tanggapan

  1. hmmm…so complicated..tp menurutku apapun keputusannya…komunikasikan dengan ALLAH…walaupun nantinya keputusan itu akan menyakiti banyak orang..yach hrs siap dg konsekuensinya…tp insya ALLAH…apapun yg terjadi…adalah jalan yg terbaik….but…sblum memutuskan…sebaiknya juga berdiskusi dlu degan orang2 yg dipercaya bs menyelesaikan masalah tersebut…baru setelah itu keputusan terakhir berada di tanngan qt dan ALLAH….selamat berjuang!!!

    • Memang sulit memutus kan…so..ntar tak sampei ke Uswah ya..Thanks…

  2. batu bata

    batu cina

    habis dibaca

    jangan dihina

  3. al ilmu qobla amal…banyak orang yang memutuskan suatu perkara tidak mengunakan ilmu yang benar, sebagaimana yang dicontohkan para pendahulu mereka. tentang nikah dah ada fiqih munakahat, gitu aja kok repot….timbangan kita sebagai seorang muslim adalah al quran danas sunah,

    tentang menikah indah pada waktunya, ketika semuanya dah dipersiapkan dngan matang, walaupun belum sempurna milai aja, sambil berjalan kita bisa melakukan perbaikan, bgi wanita mengalah hikmah dan sabar adalah jaminan surga.

    dah pernah baca kisahnya istrinya firaun, nabi lut, maryam, khotijah, dan fatimah, mereka wanita yang diabadikan dalam sejarah karena amalannya….

    setahu q kalau datang seorang laki laki sholeh, dan bisa menjadi nahkoda rumah tngga tidah sepatutnya seorang wanita menolak hanya karena kurang ini…kurang itu…..disinilah syaithon mulai menghembuskan pengaruhnya….

    dengan siapapun kita mengarungi samudra kehidupan ini sama saja tingal kita menyikapinya, kalau pasangan kita sederhana dan kita sabar karenanya…itu pahala besar tiap harinya….

    beljar dari sejarah….jasmerah…..


Beri tanggapan

Your response: