Oleh: melianaaryuni | 21 November 2009

Inspirasi Cinta dengan Mbakku…

Mbakku :Aku jatuh cinta… entah kenapa kok bisa aku seperti ini ?
Padahal kata-kata cinta itulah yang paling aku benci

Me:
Cinta adalah anugrah…

Mbakku:
Aku tak pernah mengenal kata cinta .. apalagi merasakannya
Cinta buat aku muak.. muak dengan apa yang aku alami
cinta itu anugerah buat sebagian orang
buatku.. cinta hanya seuntai kata yang menyesakkan dada
cinta pun pernah buat aku bertekad untuk mengakhiri hidupku
cinta juga yang buat aku terjerat pada status palsu
Tapi… kenapa aku bisa jatuh cinta?…

mbuh akhpusing kalau dipikirin… hehehehe
Baca Lanjutannya…

Oleh: melianaaryuni | 19 November 2009

Perjanjian Damai

Untuk beberapa beberapa anak strategi baru dengan menempelkan kertas putih di dinding depan kelas berhasil, tapi untuk satu anak ini sangat sulit karena Allah-lah yang bisa membolak-balikkan hati manusia, ya munqolibal qulub…Semoga kejadian hari ini memberi hikmah pada setiap anak.

Ulah seorang anak membuat aku berang. Baru selesai sholat Zuhur berjama’ah, seorang anak berbuat kericuhan di kelas (sebut saja dengan abjad awal, A) . Seorang anak akhwat telah menangis sedikit keras di kursinya. Aku dekati anak itu dan mencoba untuk bertanya detail penyebabnya. Ternyata, penyebabnya berasal dari satu anak yang vokal di kelas.

Baca Lanjutannya…

Oleh: melianaaryuni | 19 November 2009

Ada yang bilang ini hasil ‘kesambet’…

Gara-gara kata-kata ini, aku dibilang kesambet oleh seseorang…Tidak apa-apa, jarang-jarang sih aku seperti ini, untung saja kesambetnya benar. Kayaknya yang bilang itu deh sedang kesambet ^_^
Jangan marah ya, Sahabat….

Sahabatku belum muncul juga…

Kenapa pergi tanpa pesan ?
Meninggalkan kusendiri dalam tulisan
yang buat sepi, yang buatku harus bertanya
Adakah tempatku mengadu ?
Allah…Iya…Itu tepatnya
tapi butuh seseorang mendengarkan
untuk berjuang di dalam keremangan malam
Oh…Betapa malam membosankan,namun juga melenakan

Seorang sahabat di negeri entahlah berkata, “Dah selesai?”
Lalu muncul sebuah emot
Inspirasi muncul kembali

Baca Lanjutannya…

Oleh: melianaaryuni | 15 November 2009

Gambar-gambar in saya ambil dari blognya temen www.ahmadfarisi.wordpress.com
Gambar yang bisa menghibur, buat segar suasana. Salut untuk penciptanya. Hebat !

Terung apa pinguin ya ?
Image and video hosting by TinyPic

Baca Lanjutannya…

Oleh: melianaaryuni | 15 November 2009

Strategi Baru, Semoga Ada Perubahan

Besok, genap sudah seminggu aku menerapkan aturan menuliskan perilaku buruk anak di depan kelas. Jadi seperti ini.

Kertas dengan nama masing-masing anak di tempelkan di dinding depan kelas lalu anak diminta untuk mengisikan perbuatan buruk yang dia lakukan di kelas saat itu juga (yang jelas dilakukan tidak dalam keadaan belajar. Jika perbuatannya dilakukan waktu belajar, anak menuliskannya waktu istirahat). Di hari Senin, pekan kemarin, beberapa anak telah hampir memenuhi kertas denga perbuatan buruk, namun sehari kemudian berkurang.

“Alhamdulillah, hari ini sudah nggak banyak yang menuliskan perbuatan buruk di depan kelas,” kataku sambil tersenyum. Aku menyebutkan nama beberapa anak yang sudah sering menuliskan perbuatan buruk mereka. Dengan pujian seperti itu, mereka tersenyum. Aku mengharap ada perubahan sedikit demi sedikit dari anak.

Patnerku tidak mau menyerah dengan keadaan, beliau melancarkan strategi juga. Beliau membuat sebuah kertas yang isinya tentang menulis istghfar lalu setelah selesai, anak diminta untuk membawa pulang kertas itu. Besok kertas itu dibawa kembali ke sekolah lengkap dengan tanda tangan orang tuanya.

Aturan-aturan yang lama masih berlaku, namun aturan baru harus dikeluarkan karena ada perbedaan antara anak tahun ini dengan anak tahun kemarin pada tingkatan yang sama. Pada tahun ini, anak sudah cepat perkembangannya.

Biasanya waktu satu jam pelajaran BBQ, aku dan patnerku menggunakannya untuk menasihati mereka. Aku ajak mereka mendengarkan cerita lalu aku buka diskusi, yang akhirnya mereka bilang.
“Bunda, Senin nanti seperti ini aja ya.” Aku selingi, kalau memang perlu tausiyah, kami akan tausiyah.

“Ya Pembolak-balik hati, berilah kebaikan di dalam hati-hati anak didikku dan para pendidik dimana pun berapa. Jadikah kami sanggup menjalani profesi ini tanpa beban.Aamiin.”

Tulisan Sebelumnya »

Kategori