Begitulah hidup, ada masa berduka, ada masa suka cita.
Sekiranya Allah tidak sayang kepada kita, mungkin akan diberi-Nya nikmat yang melenakan hingga kita pun lupa atau berlari dari-Nya. Dasyatnya ujian dari-Nya kadang membuat kita berpikir,” Allah tidak sayang padaku!” Padahal dengan ujian itulah kita akan kuat untuk menghadapi masalah kehidupan.
Seminar proposal tesis yang dideadline prodi, adik ipar yang diopname hampir seminggu, kecelakaan adik di Yogja yang mengeluarkan dana yang luar biasa mahal, keluarga jauh juga banyak yang sakit. Ya Allah begitulah Allah ingin menguji. Tawa yang biasa menggelegar di ujung komplek dari rumah kecil RSH sempat hilang dalam beberapa hari. Rutinitas bergantikan keheningan. Rasa lelah seakan hilang dijemput keinginan untuk membantu.
Alhamdulillah semua masalah sudah teratasi. Tinggal penelitian dan ujian yang akan dihadapi. Di tengah kesibukan menyelesaikan itu, alhamdulillah ada pemotivasi yang siap mengantar dan menjaga. Subhanallah, Maha Besar Allah yang telah menciptakan pasangan, pasangan yang saling mengisi dan mendukung.
Saudara-saudaraku…
Banyaklah bersyukur, maka Allah akan menambah nikmatnya.






Fabiayyi alaai robbikuma tukadzdzibaan…