Kenakalan Anak-Anak

Pantaskah anak dikatakan nakal?

Ada yang bilang, “Anakku bandel sekali, kerjaannya tidak mau buat tugas.” Pernah juga terdengar ungkapan seorang ibu,” Ia, dia tuh kalo sama teman sukanya jahil.” Semua ungkapan itu mengingatkanku tentang seorang anak yang sekarang ternyata bisa lulus disebuah PTN yang ternama di Indonesia. Sebut saja namanya Ade. Ade dulu temanku semasa SMP. Dia anak yang suka jahil, jarang mengerjakan tugas, kalau di kelas hanya ketika pelajaran yang disukainya saja tapi hal itu tidak laku pada pelajaran yang tidak disukainya. Sekarang, Ade sudah bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang sosial politik.

Jadi, pantaskah bila kita sebagai pendidik mengatakan bahwa seorang anak itu nakal atau bandel sedangkan potensi yang ada di dalam dirinya belum tergali seoptimal mungkin? Ketika Anda mengatakan bahwa seorang anak itu nakal atau bandel, maka Anda akan tercengang ketika suatu saat anak yang bandel itu bisa berhasil dalam bidang yang tidak mampu Anda kuasai. Ingatlah ketika suatu saat Anda bertemu dengan anak yang kalian anggap bandel di jalan dengan pakaian berdasi bak seorang direktur, maka mungkin saja dia seorang direktur dan siap-siap saja Anda untuk bergumam,” Aku tidak menyangka dia bisa jadi direktur seperti sekarang ini !”

Betapa pun nakal atau bandelnya anak didik Anda, maka janganlah sekali-kali Anda mengatakan bahwa dirinya bandel dengan berkata,” Kamu bandel sekali,” Tahanlah emosi Anda untuk mengatakannya dan upayakan tidak terkeluar dari lisan Anda sedikit pun.

“Apa pun yang Anak Anda dapatkan. Apa pun yang dia dengar atau yang dia lihat, ingatlah suatu saat ia akan mengingatnya dan merekam kejadian itu. Dan bila Anda yang mengatakan itu, maka bisa jadi itu akan menjadi bumerang tersendiri bagi Anda dan suatu saat bila Anda bertemu dengannya, maka sorot mata sinis mungkin saja akan Anda temui dari matanya.

“Seorang anak tidak harus dihakimi, karena Anda bukanlah seorang hakim. Seorang anak pun tak mau digurui karena mungkin Anda bukan guru yang terbaik baginya mungkin juga bagi diri Anda sendiri…”

Entah itu ungkapan yang masuk akal bagi Anda para pembaca yang budiman, tapi saya hanya mencoba berkata dan mengatakan yang bermanfaat bagi semua. Semoga bermanfaat…

About these ads

Tentang melianaaryuni

Muslimah sederhana yang mencoba menciptakan makna hidup dari lika-liku kehidupan melalui tulisan...
Tulisan ini dipublikasikan di Artikel Psikologi. Tandai permalink.

8 Balasan ke Kenakalan Anak-Anak

  1. zakya berkata:

    nakal bukan berarti jahat. nakal bukan berarti bodoh. nakal bukan berarti tidak cerdas dan tidak beretika. nakal bagian dari masa anak-anak, bagian dari hidup kita.

  2. indonesiakids berkata:

    Mo Kasih info berkenaan dengan kenakalan anak dalam keluarga.

    Pernah nonton Serial TV “Nanny 911”? Saatnya Anda berkesempatan bertatap muka langsung dengan salah satu bintangnya! Nanny Stella!

    Come & See America’s Most Famous Nanny: Nanny Stella from “Nanny 911”
    The Biggest Parenting Seminar in Indonesia : “Helping families achieve their full potential”

    Tempat dan Waktu :
    Jakarta, JITEC- Mangga Dua Square
    Saturday, 5 December 2009

    Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman dalam membina ribuan orangtua apapun kondisinya di Inggris dan Amerika, Nanny Stella akan membantu Anda bagaimana cara berinteraksi dan berkomunikasi dengan Anak agar memiliki karakter yang baik dan mengembangkan potensinya demi masa depan yang cemerlang.

    SEMINAR 1
    * The First Five of 11 Commandments ( 11 Aturan Nanny dalam Mendidik Anak )
    * How to communicate with your children
    Sabtu, 5 Desember 2009 – Pkl. 09.00 s/d 12.00 WIB

    SEMINAR 2
    * The First Five of 11 Commandments ( 11 Aturan Nanny dalam Mendidik Anak )
    * Working Parent vs Full Time Nanny
    Sabtu, 5 Desember 2009 – Pkl. 14.00 s/d 17.00 WIB

    Segeralah bergabung dengan ribuan orangtua (rumah, pekerja, single parent), para pemerhati tumbuh-kembang anak, psikolog, dan para pendidik karena Anda akan mendapatkan wawasan terbaik dalam membimbing buah hati tercinta demi masa depannya.

    INFORMASI & RESERVASI:
    Telp : 021 – 5695 6060
    Web : http://my-ticketstation.com

  3. hedi berkata:

    nakal sih itu mang salah dia masih kanak – kanak
    tapi kita harus memalum”mi bahwa setiap anak kecil pasti jahil
    kamu juga waktu masih kecil bandel
    belum pernah ada umur sekolahan baik hati saya belum pernah melihat dengan mata kepala saya sendiri

    • melianaaryuni berkata:

      Saya nakal/bandel waktu masih kecil? Hah, nggak kali, nggak salah maksudnya….Ada lho, malah banyak anak sekolahan yang baik hati, yang menggunakan kebersihan hati untuk membantu….

  4. sanepal ranau berkata:

    jangan sampai ortu|guru mengucap kan nakal kepada anak\murid ny karna kata kata itu bisa merusak pikiran seorang anak itu……………………
    mokasih wong kito galo lah…………………..

  5. erna triana berkata:

    Ya kita harus hati2 dengan apa yang kita katakan pada seorang anak meski dia bukan anak kandung sendiri. Ucapan orang tua adalah doa bagi anak-anak itu yang dikatakan dalam agama. Apapun kata – kata yang kita keluarkan pada akan direspon baik positif atau negatif oleh seorang anak maka penting sekali segala tutur dan kata yang akan keluar dari mulut kita dipikir masak-masak mana kata-kata yang perlu dan tidak perlu untuk diucapkan. Saya sangat setuju bahwa kita sebagai orang tua apalagi saya sebagai pendidik harus tetap berhati-hati dalam pengucapan kata-kata pada anak-anak. Salam

Terima kasih atas masukannya, semoga tulisan disini bermanfaat ya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s